21 January 2020

APBN

Masalah Terbesar Dalam Ekonomi Kita Adalah APBN Sudah Terpisah Dari Ekonomi Masyarakat

Oleh: Salamuddin Daeng

 

 

APBN sekarang jelas hanya memikirkan kepentingan pemerintahan semata, yakni penerimaan pemerintah dari pajak, non pajak, royalti, bagi hasil Sumber Daya Alam (SDA) termasuk utang.

Bukan bermaksud membela Sri Mulyani, karena memang Logika Sri Mulyani bahwa dolar menguat menguntungkan APBN itu adalah logika yang yang nyata dalam praktek APBN Indonesia.

Defisit APBN 2018 Diperkirakan 2,12 Persen

KONFRONTASI-Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bawa Presiden Joko Widodo telah memutuskan untuk menjaga APBN 2018 dengan defisit lebih rendah dari yang direncanakan sebelumnya 2,19 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 2,12 persen.

THR dan APBN yang Ugal-ugalan

Oleh: Edy Mulyadi

Masih percaya dengan Menkeu Sri Mulyani yang bolak-balik menyatakan APBN dikelola dengan prudent? Kisah anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 tahun ini adalah bukti  bahwa klaim itu cuma isapan jempol. Faktanya Pemerintah mengelola APBN dengan ugal-ugalan.

Prospek Perekonomian Indonesia Bakal Loyo, Jika APBN Hanya Rp2 Ribu Triliun

KONFRONTASI -  Ekonomi masyarakat Indonesia bakalan tetap loyo dan tak meningkat apabila besaran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) masih di angka Rp 2 ribu triliun. Pakar Kebijakan Pembangunan, Hasudungan Sihombing menegaskan bahwa APBN yang hanya sebesar itu tak akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi bangsa.

Ini Penjelasan Sri Mulyani Terkait Dampak Harga Minyak Terhadap APBN

KONFRONTASI - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pergerakan kurs maupun harga ICP minyak pada awal tahun telah mempengaruhi perubahan subsidi energi pada APBN 2018.

"Pergerakan ini dari sisi APBN memberikan dampak baik dari penerimaan, namun ada pengaruh terhadap harga keekonomian dari solar subsidi dan listrik yang menggunakan energi mix batu bara," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers realisasi APBN 2018 di Jakarta, Senin.

Kunta Nugraha: Pelemahan Rupiah Untungkan APBN

KONFRONTASI -  Pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat tak selamanya berdampak negatif. Sebab menurut perhitungan pemerintah, pelemahan rupiah malah menguntungkan keuangan negara. Meski begitu, pemerintah tetap menginginkan rupiah yang stabil demi mendukung laju perekonomian nasional.

Jokowi Berat, Dikendalikan Menkeu Sri Mulyani, Defisit Anggaran Capai Rp352 Triliun

KONFRONTASI-Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa realisasi defisit anggaran hingga 15 Desember 2017 telah mencapai Rp352,7 triliun atau sekitar 2,62 persen terhadap PDB.

APBN Mengecil dan Rontok Akibat Utang Meroket, ungkap Mantan Menkeu

KONFRONTASI- Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan VII Fuad Bawazier kembali mengingatkan bahwa persentase kewajiban pemerintah untuk melakukan pembayaran utang akan terus meningkat. Beban utang pemerintahan Jokowi cepat atau lambat akan melampaui daya dukung APBN.

Wah! Anggaran Kemenhan dan Polri Paling Besar pada APBN 2018. Ada Apa Dibaliknya?

KONFRONTASI -   DPR RI telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 dengan total belanja sebesar Rp 2.220,657 triliun.

Adapun total belanja yang dialokasikan untuk pemerintah pusat sebesar Rp 1.454,494 triliun dengan anggaran belanja kementerian/lembaga sebesar Rp 847,4 triliun dan anggaran belanja non kementerian/lembaga sebesar Rp 607,1 triliun.

Berdasarkan data yang dipaparkan Kementerian Keuangan, alokasi anggaran terbesar untuk kementerian terdapat di Kementerian Pertahanan sebesar Rp 107,7 triliun.

Menko Darmin Akui Pertumbuhan Ekonomi Jatuh Akibat 'Jor-joran' Bangun Infrastruktur

KONFRONTASI-Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan melewati usia tiga tahun pada 20 Oktober nanti. Artinya kepemimpinan Jokowi – JK hanya menyisakan dua tahun dalam satu periode kepemimpinan pasangan Presiden dan Wakil Presiden.

Dalam rentang waktu yang mulai memasuki masa akhir jabatan ini, terdapat banyak keluhan masyarakat yang merasakan tekanan daya beli sebagai akibat jatuhnya pertumbuhan ekonomi nasional.

Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan bahwa program pemerintahan Jokowi – JK menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, sehingga sebagian besar belanja APBN di alokasikan kepada sektor tersebut.

Mengingat program ini merupakan program jangka panjang yang mayoritas baru akan dirasakan manfaat dalam waktu lebih dari tiga tahun, maka berpengaruh buruk pada ekonomi jangka pendek.

“Kalau suatu negara sedang giat-giatnya membangun infrastruktur, itu sudah pasti core inflation nya naik,” ujar Darmin di Jakarta, Senin (16/10).

Dia mencontohkan, pada pembangunan proyek prioritas berupa Light Rail Transit (LRT) yang dibangun sejak tiga tahun lalu diperkirakan baru bisa digunakan pada tahun depan, bahkan tidak menutup kemungkinan akan lebih molor dari waktu yang ditargetkan.

“Kalau yang namanya infrastruktur, misalnya LRT itu sudah dikebut 3 tahun belum selesai juga. Dan tahun depan mudah mudahan selesai. Itu berarti empat tahun, karena ada Asean Games kan. Tapi kalau tidak (selesai) bergerak lagi dia ke arah lima tahun,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan ratusan program strategis nasional, dari julah tersebut terdapat 37 Proyek Prioritas.

Pages