26 January 2020

Anas Urbaningrum

Dituntut 15 Tahun Penjara, Anas: Terimakasih Pak Jaksa

KONFRONTASI - Terdakwa perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji, dalam proses perencanaan Hambalang atau proyek-proyek lainnya serta pencucian uang, Anas Urbaningrum, dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ia dinilai terbukti menerima hadiah atau janji dan pencucian uang. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Anas Urbaningrum berupa pidana penjara selama 15 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," kata Jaksa Yudi Kristiana saat membacakan tuntutan Anas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (11/9).

Nah Lho, Anas Dituntut 15 tahun Penjara

KONFRONTASI-Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terdakwa perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji, dalam proses perencanaan Hambalang atau proyek-proyek lainnya serta pencucian uang, Anas Urbaningrum, 15 tahun penjara.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Anas Urbaningrum berupa pidana penjara selama 15 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," kata Jaksa Yudi Kristiana saat membacakan tuntutan Anas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (11/9).

Anas Korupsi Cuma Persepsi Jaksa KPK

KONFRONTASI - Jurubicara Ormas Perhimpunan Pergerkan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod Al-Barbasy mengatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK yang telah membangun persepsi dan intimidasi dalam persidangan Anas Urbaningrum. "Yang bangun persepsi itu justru JPU. JPU bangun terus persepsi bahwa Anas lakukan kourpsi, Anas bersalah. Tapi yang di dakwaan JPU itu mental semua, oleh saksi yang justru dihadirkan oleh JPU," kata Ma'mun menanggapi pernyataan JPU yang menegaskan Anas sering membangung persepsi dan intimidasi di persidangan  di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/9).

Kata Jaksa KPK ke Anas, Proses Hukum Beda dengan Proses Politik

KONFRONTASI - Dalam berkas setebal 1791 halaman,  Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan satu persatu tuntutannya terhadap terdakwa Anas Urbaningrum. Jaksa hanya menjabarkan poin-poin pentingnya. Sebut saja, jaksa menyebut Anas berupaya membangun persepsi selama persidangan.

"Terdakwa lebih berusaha mengejar persepsi dari pada keyakinan," kata Jaksa Yudi Kristiana saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Dakwaan Jaksa Pada Anas Diyakini Bakal Terbukti Semuanya

Konfrontasi-Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto meyakini dakwaan Jaksa kepada terdakwa gratifikasi Hambalang Anas Urbaningrum akan terbukti semua. Hal itu terlihat dari fakta yang muncul di persidangan.

"Menurut kami terbukti pasal primair sama subsidair termasuk TPPU," kata Bambang di KPK, Jakarta, Rabu (11/9/2014).

Meski begitu Bambang masih enggan membeberkan jumlah tuntutan yang diberi‎kan pihaknya kepada Anas. Dia meminta soal itu didengarkan langsung dalam persidangan besok.

Bambang: Anas Seharusnya Dituntut Maksimal

Bambang Widjojanto

KONFRONTASI-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menilai mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum seharusnya dapat dituntut maksimal dalam perkara penerimaan hadiah dari sejumlah proyek-proyek pemerintah dan tindak pidana pencucian uang.

"Seharusnya JPU (Jaksa Penuntut Umum) akan memberikan tuntutan maksimal," kata Bambang di Jakarta, Jumat (5/9).

Anas: Saya Sering Dikasih Duit sama SBY

KONFRONTASI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkejuat saat Anas Urbaningrum menceritakan ihwal penggunaan uang Rp 250 juta sebagai imbalan menjadi juru bicara terbaik pada pemilihan presiden lima tahun silam. Menurut, terdakwa kasus suap pengurusan proyek P3SON Hambalang, proyek-proyek lainnya, dan pencucian uang itu, SBY seakan tidak percaya Anas disebut menerima suap mobil Toyota Harrier dari Adhi Karya terkait proyek Hambalang.

Jaksa KPK: Ada Jual Beli Saham Antara Anas dan Nazar

KONFRONTASI - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum disebut-sebut ikut memiliki PT Anugerah Nusantara yang selama ini diklaim Anas tidak pernah ia miliki. "Kami akan tunjukan barang bukti, sejalan dengan permintaan PH (Penasihat Hukum) terkait akte jual beli saham yang dikatakan PH meragukan. Kami tindak lanjuti dengan meminta sidik jari terdakwa di pusinafis forensik Mabes Polri dan hasilnya seperti ini, ada jual beli saham antara Anas dan Nazar," kata ketua Jaksa Penuntut Umum Yudi Kristiana dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis malam.

Jero Wacik Tersangka Korupsi, Ormas Bentukan Anas Turut Berduka Cita

KONFRONTASI - Ormas bentukan Anas Urbaningrum, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) turut berduka cita atas penetapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik sebagai tersangka kasus korupsi. Anggota PPI, Ma'mun Murod Al Barbasy meminta Jero mencontoh ketabahan Anas dalam menjalani proses hukum. "Dalam konteks ketabahan dan kesabaran, Jero Wacik perlu belajar dari Anas,"  kata Ma'mun Murod Al Barbasy, Rabu 3 September 2014 malam. 

Anas Harap Jero Wacik Sabar

KONFRONTASI - Anas Urbaningrum meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik bisa bersabar. Alasannya, status tersangka itu menimbulkan perasaan yang tidak enak.

"Ya kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka kan emang enggak enak ya. Saya berharap Pak Jero sabar, mendoakan agar Pak Jero sabar," kata Anas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (3/9).

‎Anas mengatakan bahwa Jero memang menjadi salah satu orang di Demokrat yang mengganggunya. Namun baginya itu adalah urusan politik.

Pages