26 January 2020

Anas Urbaningrum

Kasus Gratifikasi, Anas akan Ajukan Kasasi

KONFRONTASI-Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akan mengajukan kasasi dalam perkara penerimaan hadiah dari sejumlah proyek pemerintah dan tindak pidana pencucian uang.

"Saya datang hari ini khusus untuk menjenguk klien saya Anas Urbaningrum yang akan mengajukan kasasi dan batas waktu kasasi pada Senin yang akan datang," kata pengacara Anas, Adnan Buyung Nasution, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Jumat.

Pengadilan Tinggi Jakarta pada 4 Februari 2015 memutuskan mengurangi vonis Anas menjadi tujuh tahun penjara.

PN Banding Kurangi Hukuman Anas Urbaningrum, Marahkan KPK?

KONFRONTASI - Hukuman penjara mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dikurangi satu tahun menjadi 7 tahun penjara dari sebelumnya 8 tahun. Demikian bunyi putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Kuasa Hukum Anas, Firman Wijaya, mengatakan mereka belum memutuskan apakah melanjutkan ke tingkat kasasi atau tidak. Mereka akan mempelajari terlebih dulu putusan tersebut.

BW Ditangkap, Anas: Masa Malaikat Bisa Ditangkap sama Polisi?

KONFRONTASI-Terkait penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto oleh kepolisian, Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ikut berkomentar.

Pria yang akrab disapa BW itu berstatus sebagai tersangka terkait memerintahkan memberikan kesaksian palsu dalam persidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng tahun 2010. Saat itu BW menjadi pengacara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kobar, Ujang Iskandar dan Bambang Purwanto.

Pasek Ogah Beberkan Strategi Anas Kalahkan SBY

KONFRONTASI - Saat menjenguk Anas Urbaningrum di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (12/1/2015), Politikus Partai Demokrat Gede Pasek Suardika mengaku berdiskusi perihal pengalaman Anas Urbaningrum ketika berhasil memenangkan kongres Partai Demokrat, di Bandung.

"Kami diskusi pengalaman itu, ya artinya cukup banyak masukan dari Mas Anas untuk persiapan saya untuk jadi calon Ketua Umum," jelas Pasek di halaman Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Anas Dorong Pasek Maju Sebagai Calon Ketum Demokrat

KONFRONTASI-Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum secara terang-terangan, mendukung I Gede Pasek Suardika sebagai calon Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres III Partai Demokrat bulan Februari 2015 asal prosesnya terbuka.

Anas mengaku, semua kader Partai Demokrat layak dan pantas menjadi ketua umum partai berlambang Mercy itu.

Hal itu diungkapkan oleh Anas dalam akun twitternya @anasurbaningrum, seperti dikutip ANTARA News, Jakarta, Kamis.

Anas: Golkar Jangan Tarik Orang Luar Selesaikan Konflik

KONFRONTASI - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengatakan konflik internal yang terjadi di tubuh Partai Golkar terbilang spesial. Sebab, konflik tersebut terjadi saat partai berlambang pohon beringin tengah merintis karir sebagai oposisi atau di luar pemerintahan. 

Menurut Anas, publik mudah menduga konflik internal ini tidak semata-mata berdimensi internal. Proses dan hasil konfliknya bisa dikaitkan dengan relasi antara perintah dan posisi di mana Partai Golkar ada di dalamnya.

Anas: DPR Tandingan Rusak Citra Jokowi-JK

KONFRONTASI - Pimpinan DPR tandingan yang dibentuk Koalisi Indonesia Hebat (KIH) malah akan menjatuhkan citra mereka, kata Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

"Pimpinan DPR tandingan adalah pilihan politik yang sulit dipahami dan malah bisa memerosotkan citra politik KIH," tulis Anas, Jumat (31/10).

Menurut Anas, istilah tandingan sulit dipisahkan dari citra lemah, kalah, dan gagap. Membuat pimpinan DPR tandingan, sambung dia, juga mempengaruhi citra pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

KPK Larang Pihak Keluarga Jenguk Anas dan Akil

KONFRONTASI-Meski besok, Sabtu (25/10) hari libur Nasional, namum Komisi Pemberantasan Korupsi melarang bagi kerabat para koruptor untuk membesuk keluarganya yang saat ini tengah mendekam di Rumah Tahanan KPK.

Anas Harap Jokowi Bisa Jadi Teladan Hukum

KONFRONTASI - Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Anas Urbaningtum mengatakan Presiden Joko Widodo punya peran strategis dalam membawa harapan baru di dunia hukum. Pasalnya, selain membawahi Kementerian Hukum dan HAM RI, Kepolisian dan Kejaksaan Agung, dia juga menjadi teladan utama dalam penerapan nilai-nilai hukum seperti equality before the (persamaan di depan hukum).

"Ini yang absen dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono lalu," kata Anas dalam keterangan tertulis yang diberikan saat konferensi pers di Pulau Dua, Senayan, Jakarta (Kamis, 23/10).

Anas: Tak Elok Kabinet Sepi Perempuan

KONFRONTASI - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengatakan urusan susun-menyusun Kabinet tidak hanya terkait isu profesionalitas, sebagaimana sering dibahas oleh media massa dan komentator atau pengamat politik.

Dikutip dari akun twitter resmi Anas (@anasurbaningrum) yang diketik oleh Admin berdasar tulisan tangan yang diserahkan Anas kepada penasihat hukumnya pada Senin (13/10), politisi muda itu mengatakan bahwa ada hal-hal yang tak tampak dan kadang tidak elok dibahas, meski itu nyata dalam pertimbangan formasi kabinet

Pages