amerika

Selangkah Lagi Trump Dimakzulkan

KONFRONTASI-Upaya pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bergerak selangkah lebih maju. Pasalnya, DPR mengirimkan resolusi mengenai pemakzulan Trump kepada Senat pada Rabu (15/1).

Langkah ini akan menggerakkan persidangan baru di Senat yang dapat menggali lebih dalam bukti mengenai tudingan penyalahgunaan kekuasaan oleh Trump.

Tudingan itu mengarah pada upaya pemakzulan Trump yang didorong oleh kubu Demokrat di DPR

Iran Desak Negara-negara Timur Tengah Usir Pasukan AS

KONFRONTASI-Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengatakan negara-negara Timur Tengah harus mengusir pasukan militer Amerika Serikat (AS) keluar dari kawasan itu.

"Negara-negara regional harus berjuang untuk mengakhiri kehadiran militer Amerika Serikat di Timur Tengah dan mengusir penjajah ini," ujar Rouhani seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (14/1/2020).

Rouhani membuat pernyataan itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Suriah yang sedang berkunjung Imad Khamis.

Iran Tolak Kesepakatan Nuklir Trump

KONFRONTASI-Presiden Iran Hassan Rouhani pada Rabu menolak sebuah gagasan "kesepakatan Trump" yang baru, yang bertujuan menyelesaikan sengketa nuklir, dengan menyebutkannya tawaran 'aneh'.

Rouhani juga mengkritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena selalu melanggar janji-janjinya.

New Jersey Dilanda Kebakaran Hebat, Ribuan Orang Hidup Tanpa Listrik

KONFRONTASI-- Kebakaran besar menghanguskan banyak bangunan di Bound Brook, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (12/1) malam hingga menyebabkan lebih dari 100 penduduk dievakuasi dan sekitar 3.000 orang tanpa listrik, pemerintah setempat dan media AS mengatakan.

Tidak ada laporan kematian atau korban dalam kebakaran itu, yang dimulai di sebuah gedung dan kemudian menyebar ke sebuah kompleks perumahan yang sedang dibangun, sebuah toko dan sedikitnya dua rumah, menurut New York Times.

Bloomberg Kuras Kekeyaannya untuk Singkirkan Trump

KONFRONTASI- Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Michael Bloomberg mengaku telah menghabiskan hartanya untuk menggulingkan petahana Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump.

"Prioritas nomor satu adalah menyingkirkan Donald Trump. Saya menghabiskan semua uang saya untuk menyingkirkan Trump," ujar pemilik Bloomberg ini kepada Reuters usai kampanye pada Sabtu (11/1).

Selama ini, Bloomberg yang menurut majalah Forbes merupakan orang terkaya ke-8 di AS dikritik habis-habisan oleh para rivalnya.

Walau Persenjataan Kalah, Tapi Inilah Pasukan Al-Quds Yang Disegani Amerika

KONFRONTASI -   Usai tewasnya pemimpin besar militer Iran, Qasem Soleimani, pasukan Al Quds sontak menjadi sorotan. Pasalnya, Soleimani merupakan komandan pasukan khusus milik Iran, Al Quds.Al Quds menjadi salah satu pasukan yang disegani tentara Amerika. Di awal terbentuknya, pasukan Al-Quds bahkan telah membuat AS yang ketika itu dipimpin oleh George W.

Iran Ancam Balas Dendam, Netizen AS Ketakutan

KONFRONTASI-Tensi panas antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran memasuki babak baru. Tewasnya Jenderal Qasem Soleimani, komandan pasukan Quds Iran, dan enam orang lainnya tewas dalam serangan udara AS di Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada Jumat lalu menjadi pemantiknya.

Situasi ini pun memicu kekhawatiran akan pecahnya Perang Dunia Ketiga. Iran menyatakan siap untuk melakukan balas dendam dan secara simbolis telah mengibarkan bendera merah darah di Masjid Jamkaran.

Soleimani Terbunuh, Iran Ancam Akhiri Kehadiran AS di Kawasan

KONFRONTASI-Mayor Jenderal IRGC, Hossein Salami menegaskan, bahwa respon atas kematian komandan Pasukan Quds Korps IRGC, Qassem Soleimani akan sangat keras. Salami mengatakan, hal itu mungkin dapat mengakhiri kehadiran pasukan Amerika Serikat (AS) di kawasan.

"Pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani akan diikuti dengan pembalasan strategis yang pasti akan mengakhiri kehadiran AS di wilayah ini," kata Salami dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (5/1/2020).

Komandan Pasukan Quds Dibunuh, Sekutu AS Takut Jadi Target Balas Dendam Iran

KONFRONTASI-Setelah pembunuhan komandan Pasukan Quds, Jenderal Qassem Soleimani, sekutu-sekutu Amerika Serikat (AS) di Teluk merasa takut karena berada di garis depan pembalasan Iran.

Soleimani tewas pada Jumat pagi bersama beberapa orang, termasuk komandan milisi Syiah Irak, setelah konvoi mobil mereka dihantam serangan rudal pesawat nirawak Amerika di dekat Bandara Internasional Baghdad.

Serangan—diperintahkan oleh Presiden Donald John Trump—terjadi beberapa hari setelah serangan massa milisi Irak terhadap Kedutaan Besar AS di Baghdad.

Pages