19 August 2019

amerika

China Tak Izinkan Dua Kapal AS Kunjungi Hong Kong

KONFRONTASI-China menolak kunjungan dua kapal Angkatan Laut Amerika Serikat ke Hong Kong dalam beberapa pekan mendatang, kata pejabat AS pada Selasa, saat krisis politik di bekas jajahan Inggris tersebut semakin parah.

Pejabat, yang meminta identitasnya dirahasiakan, menuturkan kapal transportasi Green Bay meminta izin untuk dapat mengunjungi Hong Kong akhir Agustus ini, sementara itu kapal penjelajah Lake Erie meminta izin masuk pada September.

AS Jadikan Wilayah Teluk Bak Korek Api yang Siap Meledak

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyatakan, Amerika Serikat (AS) telah mengubah wilayah Teluk menjadi kotak korek api yang siap meledak. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Jazeera.

Lalu lintas kapal tanker minyak yang melewati Teluk melalui Selat Hormuz telah menjadi fokus ketegangan AS-Iran pasca Washington menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional dan menerapkan kembali sanksi untuk mencekik ekspor minyak Teheran.

4 Tahun Buron, Miliarder AS Ditangkap di Meksiko

KONFRONTASI-Seorang miliarder Amerika Serikat (AS) kelahiran Inggris yang melarikan diri selama lebih dari empat tahun telah ditangkap di Meksiko. Miliarder yang masuk daftar orang paling dicari otoritas penegak hukum Amerika atas tuduhan mencekik istrinya hingga tewas.

Peter Chadwick telah diekstradisi ke AS untuk diadili atas pembunuhan istrinya di rumah mereka di California pada 2012.

Trump Sebut Korsel Setuju Bayar Rp14 Triliun agar Dilindungi dari Ancaman Korut

KONFRONTASI- Presiden Donald John Trump mengklaim Korea Selatan (Korsel) setuju membayar banyak uang kepada Amerika Serikat (AS) untuk melindungi negara itu dari ancaman Korea Utara (Korut). Menurutnya, uang yang dibayarkan Seoul sebanyak USD990 juta atau lebih dari Rp14 triliun.

Uang yang diminta Washington itu untuk membiayai pasukannya yang ditempatkan di Seoul.

Trump Rasis, Biden: Ia Sedang Mengipasi Api Supremasi Putih di Negara Ini

KONFRONTASI-Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden menuding Presiden Donald Trump memicu supremasi kulit putih yang disalahkan atas sejumlah penembakan massal di AS, menurut pidato Biden yang akan disampaikan pada Rabu.

Obama Ajak Warga AS Tolak Bahasa Pemimpin yang Tebar Kebencian dan Ketakutan

KONFRONTASI-Mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama mendesak warga Amerika untuk menolak bahasa dari pemimpin manapun yang memicu kebencian dan "mendukung iklim ketakutan dan kebencian".

Obama tidak menyebutkan nama tetapi penyataan yang jarang ini dilontarkan setelah Presiden Donald Trump berusaha menjawab kritikan terhadap retorika anti-imigrannya yang dianggap memicu kekerasan.

Dalam pidato hari Senin (05/08), Trump mengutuk kebencian dan supremasi kulit putih.

Terjadi Lagi, Penembakan Massal di AS Tewaskan 29 Orang

KONFRONTASI-Setidaknya 29 orang tewas dalam dua insiden penembakan massal di kota perbatasan dengan Meksiko, El Paso, Texas, dan di Dayton, Ohio, Amerika Serikat.

Jumlah luka-luka di dua penembakan massal ini lebih dari 52 orang. Demikian BBC, Senin (5/8/2019).

Dalam penembakan di El Paso, 20 orang meninggal dunia dan aparat penegak hukum setempat mengatakan pelakukanya akan dihukum mati.

Jaksa Distrik Barat Texas, John Bash, juga menyatakan bahwa "kami menangani kasus ini sebagai kasus terorisme dalam negeri".

Brutal, Pemuda Ini Bantai 9 Nyawa Dalam 1 Menit

KONFRONTASI-Berselang 13 jam dari aksi penembakan di El Paso, insiden serupa pecah di Kota Dayton, Negara Bagian Ohio, Minggu (4/8). Seorang pria menembaki para pengunjung bar Ned Peppers yang terletak di pusat keramaian Distrik Oregon, Dayton. Sembilan orang tewas sebelum nyawa pelaku melayang di tangan aparat.

Pelaku memasuki bar yang sedang ramai pengunjung itu sekitar pukul 01.00 waktu setempat kemarin. Dengan menenteng senjata laras panjang, pelaku yang identitasnya belum diketahui itu membalut tubuh dengan baju pelindung.

AS-Korsel Gelar Latihan Gabungan, Kim Jong-un Meradang

KONFRONTASI-Meski dibayangi ancaman Korea Utara (Korut), latihan militer gabungan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan (Korsel) akan tetap digelar. Latihan militer ini tetap digelar meski pemimpin Korut Kim Jong-Un terang-terangan mengungkapkan kemarahannya atas latihan itu dan menyerukan penghentian latihan.

Selundupkan Puluhan Ribu iPhone dan iPad Palsu, WN China Diganjar 37 Bulan Penjara

KONFRONTASI-Seorang warga negara China yang tinggal di Amerika Serikat bernama Jianhua 'Jeff' Li (44) dijatuhi hukuman 37 bulan penjara karena terlibat dalam aksi penyelundupan 40 ribu produk Apple, iPhone dan iPad palsu, dari China ke AS.

Departemen Kehakiman AS mengumumkan lebih dari 40 ribu perangkat dan aksesori elektronik, label dan kemasan palsu dengan merek dagang Apple, telah diperdagangkan dan diselundupkan ke negeri Paman Sam antara Juli 2009 dan Februari 2014.

Pages