12 November 2019

AM Fatwa

Divonis Bersalah, Irman Gusman Masih Terima Gaji. Kok Bisa?

KONFRONTASI- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menyatakan Irman Gusman bersalah atas kasus suap sehingga mantan Ketua DPD itu harus dihukum penjara selama 4 tahun dan 6 bulan. Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah A.M. Fatwa,mengatakan pihaknya menghormati keputusan Majelis Hakim tersebut.

Meskipun sudah divonis hakim, Fatwa mengungkapkan Irman Gusman belum sepenuhnya diberhentikan sebagai anggota DPD RI. Adapun proses pemberhentiannya masih bersifat sementara, sambil menunggu putusannya berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

AM Fatwa: Polisi Kriminalisasi Pengibar Merah Putih Berkaligrafi

KONFRONTASI-Pihak kepolisian dinilai telah melakukan tindakan kriminalisasi terhadap pengibar bendera merah putih yang bertuliskan huruf Arab. Hal tersebut dikatakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Andi Mappatunge Fatwa.

Ia tidak melihat pengibaran bendera ini sebagai suatu hal yang menghina simbol dan lambang negara. Pengibaran bendera tersebut hanya dilakukan untuk membangkitkan semangat massa.

“Nurul Fahmi ini saking ingin menggabungkan semangat nasionalis dan semangat jihad Islam,” terang AM Fatwa di Jakarta, Rabu (25/1).

Surat Terbuka AM Fatwa: Ahok Sangat Tidak Pantas Sebut Dirinya Seperti Nelson Mandela

KONFRONTASI -  Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AM Fatwa melayangkan surat terbuka terhadap Ahok atas respon status penistaan agama. Menurut AM Fatwa dari dari sudut pandang manapun menjadi tersangka penodaan agama tidak pantas dibanggakan oleh seorang Ahok. AM Fatwa mengecam pernyataan Ahok yang menganalogikan dirinya sebagai Nelson Mandela.


Berikut ini Surat Terbuka AM Fatwa yang ditulis, rabu(16/11/2016)


--------------------------------

AM Fatwa: Lanjutkan Reklamasi, Luhut Tak Pikirkan Kepentingan Publik

KONFRONTASI-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dinilai tidak menghormati pendahulunya. Hal tersebut dikatakan Anggota Dewan Perwakilan Daerah A.M. Fatwa terkait keputusan Luhut melanjutkan proyek reklamasi Pulau G di teluk Jakarta.

"Luhut harus hormati pendahulunya!" kata Fatwa dilansir Tempo, Sabtu, 10 September 2016. Menurut Fatwa, kebijakan Luhut sangat kontraproduktif dengan yang dilakukan Menteri Koordinator Kemaritiman sebelumnya, Rizal Ramli.

Polda Metro Tindaklanjuti Laporan Ancaman AM Fatwa

Soal Kereta Cepat, AM Fatwa Salut atas Tindakan Menteri Jonan

Apakah Serangan Thamrin Cara Kerja Intelijen yang Lama?, Sutiyoso Harus Bisa Yakinkan Publik

KONFRONTASI - Anggota DPD RI AM Fatwa berpesan khusus untuk Badan Intelijen Negara (BIN). Menurutnya, Kepala BIN Sutiyoso harus bisa menjaga jangan sampai ada kesalahpahaman atau salah persepsi di masyarakat jika aksi teror yang terjadi di kawasan Sarinah-Thamrin beberapa hari lalu merupakan dampak dari lamanya pihak intelijen mendeteksi teror.

AM Fatwa: Bang Buyung Sosok yang Penuh Kasih Sayang

KONFRONTASI-Sosok pengacara senior Adnan Buyung Nasution atau yang akrab disapa Bang Buyung begitu membekas dalam ingatan pejuang demokrasi yang juga anggota DPD RI Andi Mappetahang Fatwa.

AM Fatwa mengenal Buyung sejak ia menjadi staf khusus Gubernur Ali Sadikin.

Fatwa aktif memberi perlawanan terhadap rezim otoriter Orde Lama dan Orde Baru yang kerap membawanya keluar masuk tahanan. Saat itu, Bang Buyung selalu memberi bantuan.

Amal Jariyah Autopilot, Sekali Beramal Pahalanya Terus Mengalir

KONFRONTASI-Ketua Badan Kehormatan DPD AM Fatwa menjadi penceramah dalam khutbah Idul FItri, Jumat (17/7) kemarin. Dalam khutbah kali ini, A.M. Fatwa mengupas masalah amal saleh dan amal jariyah autopilot.

Fatwa: Gambar Bung Karno Saja yang Dibesar-besarkan, Mana Marhaenismenya?

KONFRONTASI-Sikap PDIP yang selalu membesar-besarkan gambar Bung Karno namun melupakan marhaenisme sebagai ajaran yang dilahirkan Proklamator RI itu menuai kritik dari politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) AM Fatwa. Fatwa mengatakan, PDIP harusnya konsisten mengembangkan marhaenisme.

"Sebagai partai politik, PDIP harusnya mengembangkan marhaenisme. Ini malah gambar Bung Karno saja yang dibesar-besarkan, mana marhaenismenya?" kata Fatwa, di press room DPR, Senayan Jakarta, Kamis (23/4).

Pages