Ahok

Zeng Wei Jian: Omongan Rizal Ramli Soal ‘Klas Glodok’ Tidak Punya Tendensi Peyoratif dan Rasis

MENTOR saya, Bang Rizal Ramli bilang, “Ahok tidak punya corporate experiences, klas Glodok”. Makna ''klas Glodok'' itu usaha swasta.

Ternyata, Ahokers Hard-Liner bereaksi. Dikapitalisasi oleh Charles Honoris dengan berkata, “Rizal Ramli dangkal sekali”.

“Mungkin kontribusi mereka (Klas Glodok) buat negara nggak kalah sama Rizal Ramli yang hanya lebih kencang saja teriaknya,” lanjut Charles Honoris.

Rizal Ramli: Pak Jokowi Sebaiknya Eling dan Waspada soal Ahok agar Tidak Terseret ke Bawah

KONFRONTASI-  Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) kembali mengingatkan Presiden Jokowi agar eling, waspada, berhati-hati dan tidak mengangkat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk duduk di BUMN. ‘’ Pak Jokowi sing eling Ahok selalu bikin masalah, terus nyeret Pak Jokowi ke bawah, masa harus dipaksakan jadi masalah baru lagi ?’’ kata RR, mantan Menko Kemaritiman.

Pengamat Anggap Wajar PDI Perjuangan Pertahankan Ahok sebagai Kader

KONFRONTASI - PDI Perjuangan pasang badan soal posisi Basuki Tjahaja Purnama di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Melaui Sekjen Hasto Kristiyanto, PDIP tegas akan mempertahankan Ahok di kepartaian walau menjabat sebagai salah satu bos BUMN.

Menurut pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe, sikap PDIP dalam mempertahankan Ahok sebagai kader partai dinilai wajar.

"Kan dia bukan pengurus partai, dia hanya kader saja. Di dalam aturan pun tidak melarangnya," kata Ramses,  Selasa (19/11).

Klasse Glodok Rizal Ramli, catatan Zeng Wei Jian

KONFRONTASI-My Mentor, Bang Rizal Ramli bilang, "Ahok tidak punya corporate experiences, klas Glodok".

Ahokers Hard-Liner bereaksi. Dikapitalisasi oleh Charles Honoris dengan berkata, "Rizal Ramli dangkal sekali". 

"Mungkin kontribusi mereka (Klas Glodok) buat negara nggak kalah sama Rizal Ramli yang hanya lebih kencang saja teriaknya," lanjut Charles Honoris. 

Ahokers balik nyerang & tuduh Rizal Ramli rasis. Charles Honoris tampil sebagai Super Hero; Pembela Komunitas Tionghoa dari sentiment rasis Anti Tionghoa. 

Ahok Korupsi dan Mantan Napi Tak Layak Jadi Bos BUMN, RR: Kalian pada kemenong?

KONFRONTASI -   Penolakan Begawan Ekonomi Rizal Ramli terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi petinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan bully dari buzzer dan Ahokers.

RR begitu sapaan Rizal Ramli di-bully gara-gara bedah kinerja, track record Ahok dengan isu tidak pro ‘good governance’, tidak punya ‘corporate experiences’.

Nilai Ahok Tak Layak Jadi Bos BUMN, RR: Dia Sama Mafia ‘Cincay’

KONFRONTASI -   Penolakan Begawan Ekonomi Rizal Ramli terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi petinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan bully dari buzzer dan Ahokers.

RR begitu sapaan Rizal Ramli di-bully gara-gara bedah kinerja, track record Ahok dengan isu tidak pro ‘good governance’, tidak punya ‘corporate experiences’.

Dibully Ahokers, Rizal Ramli: Emang Gue Pikirin!

KONFRONTASI-Tokoh nasional Dr. Rizal Ramli dibully gara-gara menolak rencana pengusungan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi petinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Gara-gara bedah kinerja, track record, dramatisasi Ahok, buzzers dan Ahoker hantam RR dengan kata-kata kasar, tuduhan dan argumen ngasal, kacian deh. Ahok di BUMN: problem dengan 'good governance', tidak punya corporate experiences. Kalau kata Gus Dur, EGP (emang gue pikirin-red)" kata RR sapaan akrabnya, Selasa (18/11).

Rizal Ramli Ingatkan Jokowi Jangan Cari Masalah Baru dengan Jadikan Ahok Bos BUMN

KONFRONTASI-Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menanggapi soal pemanggilan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir ke kantornya pada Rabu, 13 November 2019. Ia menilai keputusan tersebut akan menimbulkan masalah baru bagi Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Saya bingung, Pak Jokowi cari masalah baru. Masalah udah banyak ditambahin lagi karena nunjuk Ahok," kata dia saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat, 15 November 2019.

Pages