Agama

Manuel Valls: Bukan Agama Atau Peradaban Tapi Terorisme Kami Berperang

Konfrontasi - Perdana Menteri (PM) Prancis Manuel Valls, mengatakan bahwa Prancis berperang melawan terorisme bukan agama, Jumat (9/1), setelah polisi melumpuhkan dua orang bersenjata yang diduga bagian dari kelompok Islam radikal.

"Kami berperang melawan terorisme. Kami tidak berperang melawan agama maupun sebuah peradaban," kata Valls.

Prancis masih terguncang setelah pembunuhan yang terjadi pada Rabu (7/1) di kantor majalah satire mingguan Charlie Hebdo hingga menewaskan 12 orang.

Kemenag Jamin UU Perlindungan Umat Beragama Mulus

Konfrontasi - Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Umat Beragama yang tengah disusun pemerintah tidak perlu dikhawatirkan menjadi "macan ompong" karena dapat memberi kontribusi positif bagi kehidupan harmonis serta perlindungan bagi seluruh umat beragama, kata Dirjen Bimas Islam Machasin.

Penegak hukum dan masyakakat mempunyai tanggung jawab untuk menjaga suasana kerukunan di tengah masyakat, kata Dirjen Bimas Islam Machasin pada seminar Perlindungan Pemerintah terhadap pemeluk Agama di Jakarta, Kamis.

Kata Wapres JK, Pemuka Agama Jangan Jual Murah Surga

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan semua agama mempunyai tujuan yang sama dalam menjunjung tinggi keselamatan bagi semua umat manusia."Kita setiap hari assalamualaikum, Kristen shalom, Hindu homswastiasu. Intinya sama, mendoakan keslamatan bagi kita semua," ujarnya saat memberi sambutan di acara Milad Muhammadiyah ke-102 di Nusantara IV, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 20/11).

Gus Ipul Minta Umat Islam Tak Terkotak-kotak, Jadikanlah Agama sebagai Sumber Inspiratif Membangun Bangsa dan Negara

KONFRONTASI - Agama jangan sampai dijadikan sebagai pemicu konflik kepada sesama umat. "Janganlah agama dijadikan pemicu konflik kepada sesama umat Nabi Muhammad SAW, sebab Islam di Jatim menjadi agama yang mayoritas," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf atau yang akrab dipanggil Gus Ipul

saat menjadi nara sumber pada acara seminar Pemolisian dan Resolusi Konflik pada kasus Kekerasan Berlatar Belakang Agama di salah satu hotel di Surabaya, Rabu.

Gubernur Soekarwo Tolak Pengosongan Kolom Agama di KTP

KONFRONTASI - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, mengaku tidak setuju dengan adanya wacana pengosongan kolom agama pada kartu tanda penduduk (KTP).

"Menurut saya, tetap perlu ada kolom agama di KTP itu, karena itu identitas. KTP itu merupakan single identity number, ya harus ada," katanya saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa.

Ia mengemukakan terkait dengan wacana tersebut dirinya mempersilakan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim untuk menanggapi masalah ini.

Pro-Kontra kolom agama di KTP kian meruak. Awas, Isu SARA

KONFRONTASI- Pro-kontra soal mengosongkan kolom agama di KTP kian meruak.Rencana Mendagri Tjahjo Kumolo mengosongkan kolom agama di KTP (Kartu Tanda Penduduk), tak sesuai akal sehat. Diusulkan agar Kementerian Agama juga dibubarkan.

Menurut mantan Stafsus Presiden SBY, Andi Arief, ide pengosongan kolom agama di KTP, sebaiknya tidak dijalankan. Karena tidak substansif dan melawan akal sehat.

Menteri Tjahjo Minta Polemik Kolom Agama di KTP Tak Diperpanjang

KONFRONTASI - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan pengosongan kolom agama di kartu tanda penduduk (KTP) tidak perlu diperpanjang. Alasannya, tidak ada larangan bagi yang mau mencantumkan kolom agamanya di KTP.

"Itu clear enggak ada masalah. Yang punya agama ya masuk saja," ujar Tjahjo usai menyampaikan LHKPN di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2014).

Ruhut: Omongan Tjahjo Tentang Pengosongan Kolom Agama di KTP Kemunduran

KONFRONTASI - "Menurut saya soal pengosongan kolom agama itu boleh iya boleh ngga. Itu karena itu urusan kita sama Tuhan," kata Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo soal pengosongan kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Menurut Ruhut, sebelum diputuskan sebaiknya dibahas oleh Mendagri dengan Komisi II yang mengurusi pemerintahan.

Anggota Komisi III DPR itu mengatakan isu tersebut merupakan kemunduran. "Kenapa itu dimasalahkan," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Pages