Soal Debat dengan Sri Mulyani, Rizal Ramli Hanya Ingin Memenuhi Permintaan Presiden Jokowi

KONFRONTASI- Mantan Menko Maritim Rizal Ramli mengungkapkan alasannya ingin berdebat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dia mengklaim hanya mengikuti permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya hanya ingin memenuhi permintaan Presiden Jokowi yang saya kira didasarkan pada niat baik untuk bangsa dan negara kita," ujar Rizal Ramli saat ditemui di Hotel Grage Horizon, Bengkulu, Minggu petang (29/4). 

"Jadi, kalau Pak Jokowi sudah meminta agar ada adu data tentang utang luar negeri, seharusnya SMI memenuhi permintaan itu," ujar Rizal.

Karena itu, Rizal merasa heran ada orang-orang yang malah menyarankan Sri Mulyani untuk tak meladeni ajakannya tersebut. Salah satunya, adalah Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Menurut Rizal, Hasto sebagai petinggi PDIP harusnya berpihak kepada rakyat kecil.

"Setahu saya, PDIP itu didirikan untuk membela kepentingan wong cilik, bukan untuk membela wong licik," pungkas pria yang tak sampai setahun menjadi anggota kabinet Jokowi itu.

RR  ingin berdebat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI). Sayangnya, sampai hari ini, tantangan Rizal belum juga ditanggapi sang menteri.

"Tapi, sejauh ini SMI belum respon. Kelihatannya tidak punya nyali," kata RR sapaan akrab mantan Menko Prekonomian itu dalam diskusi "2019 Presiden Baru" di Pangsit Tris, Pantai Panjang, Bengkulu, Minggu (29/4).

"Sayang sekali, ada menteri, menkeu, tidak memenuhi permintaan presiden," tambahnya.

Rizal mengaku punya alasan kuat kenapa bersedia mengajukan diri menantang SMI adu argumen soal utang.

"Saya orang yang biasa bekerja dengan data. Prediksi saya tentang krisis ekonomi 1997/1998 terbukti benar. Begitu juga dengan prediksi-prediksi lain," tutup pria yang tak sampai setahun jadi pembantu Presiden Jokowi ini. (rus/rmol)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA