20 July 2018

Sandiaga Uno: Duet Prabowo Subianto-Rizal Ramli Sangat Baik 2019

KONFRONTASI- Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno menilai jika Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sangat baik jika disandingkan dengan ekonom senior Rizal Ramli (RR) dalam pertarungan Pilpres 2019 mendatang. ''Duet Prabowo-RR sangat potensial untuk menang di Pilpres mendatang,'' kata Sani Uno. 

Simak ini: http://www.rakyatmerdeka.tv/view/2018/07/12/3200/1/Sandiaga-Uno:-Prabowo...

Lembaga penelitian politik, seperti Median, Poltracking dan LSI menyatakan bahwa elektabilitas petahana Jokowi belakangan ini berada di kisaran 35 persen. Artinya asal pemilu jurdil, peluang penantang Joko Widodo untuk menangi Pilpres 2019 sudah terbuka dan besar. Di sini duet Prabowo- Rizal Ramli (RR) berpeluang  kuat mengalahkan Jokowi, ketimbang Prabowo yang sudah resmi capres Gerindra itu berduet dengan sosok lain yang tidak punya visi ekonomi kerakyatan yang sekuat RR. Prabowo-RR adalah duet terbaik untuk menekuk dan menundukkan Jokowi yang gagal membangun ekonomi rakyat, dan diterjang isu agama dengan dampak memburuknya relasi Jokowi  dengan ummat Islam.

Rico Marbun, Direktur Lembaga Media Survei Nasional (Median) mengungkapkan kuatnya kecenderungan arus besar masyarakat DKI dengan semangat "Asal Bukan Ahok " (ABA) telah berubah/bertransformasi menjadi Asal Bukan Jokowi (ABJ) di dataran nasional,dan  bertemu kaos-kaos dengan spirit '' #2019 Ganti Presiden'' . dan ''2019 Presiden Baru'' sehingga citra/  kans Jokowi jatuh, rusak berkeping  terkena dampak negative yang serius, damage akibat Ahokisme yang oleh ummat Islam dicap identik penista agama. Sangat mengerikan dampak cap/stigma itu secara politik.

Nah, pada level nasional menuju Pilpres, semangat ‘’ganti presiden 2019’’ seirama dengan semangat Asal Bukan Jokowi (ABJ) yang membuat elektabilitas Jokowi stagnan, mandeg pada level 35% akibat buruknya ekonomi dan isu agama yang menggelimang.   ''Jokowi sendiri tdak disukai Amerika Serikat (AS) dan ummat Islam karena Jokowi sangat dekat dengan China/RRC dan dinilai tidak tulus terhadap ummat Islam,'' ungkap Rico.

Dalam kaitan ini, tokoh GMNI Indonesia Timur Nehemia Lawalata dan analis Reinhard MSc dari New Indonesia Foundation, menilai, jika dalam Pilpres 2019 hanya terbentuk dua poros koalisi, yakni Jokowi melawan Prabowo Subianto, maka peran calon wakil presiden (Cawapres) merupakan faktor yang sangat menentukan.  ''Duet Prabowo- RR adlaah yang terkuat dan terbaik melawan Jokowi,'' kata Lawalata.

DUET JOKOWI-PRABOWO PUN SANGAT MUNGKIN

Presiden Jokowi/PDIP Megawati sebaiknya berduet dengan tokoh nasional Rizal Ramli kalau mau menang di Pilpres  2019, sebab keduanya  punya titik temu ideologi, apalagi  ekonomi sudah memburuk dan utang kian bertumpuk sampai lebih Rp8000 trilyun, sementara ekonomi rakyat makin lemah dan Neoliberalisme Menkeu Sri Mulyani gagal  total untuk membangun ekonomi nasional yang kuat, adil dan merata. Malah Sri Mulyani makin membuat ekonomi memburuk dengan beban utang bertumpuk lebih Rp8000 trilyun, dan itu sangat mengerikan karena ekonomi  Indonesia diambang kehancuran akibat tumpukan utang dan anjloknya ekspor serta ambruknya rupiah.

Demikian pendapat Aris Arif Mundayat MA PhD, akademisi Universitas Pertahanan dan pengajar Fisipol UGM  jebolan Australia, serta mantan visiting fellow di Cornell  University, AS. atas  pernyatan Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah di Metro TV News yang mengatakan bahwa Kandidat potensial di luar PDIP dan parpol koalisi yang tengah dibahas yakni Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. Ada pula nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin, mantan Menko Maritim Rizal Ramli, Kepala Staf Presiden Moeldoko, hingga Kepala BIN Budi Gunawan. "Itu adalah cawapres yang sudah sumbernya di luar PDIP dan di luar koalisi partai-partai pengusung Jokowi," ujar Basarah.

''Kalau Jokowi tidak menggandeng Rizal Ramli [RR], maka Prabowo bakal menarik RR sebagai pasangannya pada Pilpres 2019, dan Jokowi bisa kalah, '' kata Aris Mundayat. (FF)

Category: 
Loading...