Rizal Ramli:Tahum 2020 Perekonomian bakal Lebih Anjlok lagi jika Tidak Ada Perubahan Strategi Ekonomi

KONFRONTASI-  Kekurangan penerimaan pajak ditangan Menkeu Sri Mulyani pada tahun ini  berada di atas proyeksi kementrian keuangan, terbukti  shortfall pajak 2019 mencapai Rp267 trilyun. Kemenkeu bobol lagi dalam soal penerimaan pajak. Ekonomi terus merosot menjadi sinyal gelap. Tokoh nasional Rizal Ramli memprediksi,Tahum 2020 perekonomian akan lebih anjlok lagi jika tidak ada perubahan strategi ekonomi,.

''Masih kurang Rp267 Trilyun . Kekurangan terbesar dalam 20 tahun terakhir dan Tax Ratio terendah dalam 20 tahun terakhir. Inilah prestasi Menkeu “Terbalik” sehingga harus meminjam lebih besar dgn dengan bunga lebih tinggi tahun 2020,'' kata Rizal Ramli (RR) , Menko Ekuin Era Presiden Gus Dur. 

Realisasi penerimaan pajak s.d 31 Des 2019, pukul 10.30 sbb:

Realisasi : 1.310.048.967.449.037
Target : 1.577.555.850.376.000
Pencapaian : 83,04%

Dengan fakta penerimaan pajak kurang Rp267 Trilyun, maka itulah kekurangan terbesar dalam 20 terakhir dan Tax Ratio terendah dalam 20 tahun terakhir. Inilah prestasi Menkeu “Terbalik” Sri Mulyani  sehingga harus meminjam lebih besar dgn dengan bunga lebih tinggi tahun 2020.  .

RR, tokoh nasional itu, menambahkan, Cicilan pokok dan bunga yang semakin tinggi itu harus dibayar rakyat dengan kenaikan harga energi, utilitad, pemotogan subsidi pupuk, perumahan dll.  ''  Indonesia anjlok karena ekonomi dan  daya beli yang merosot..Tahum 2020 perekonomian akan lebih anjlok lagi jika tidak ada perubahan strategi ekonomi,'' tutur RR.

(ff)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA