19 November 2019

Rizal Ramli Paparkan Penyebab Ekonomi RI Makin 'Nyungsep'

KONFRONTASI-- Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tahun 2019 akan semakin ‘nyungsep’ atau merosot.

Ekonom senior tersebut memprediksi ekonomi Indonesia sepanjang 2019 bakal tumbuh hanya sebesar 4,5 persen, jauh dari target pemerintah yakni sebesar 5,2 persen.

“Pemerintah mengatakan awal tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal 5,2 persen, tapi data terakhir malah sudah 5,0 persen. Dugaan kami akan anjlok terus menjadi sekitar 4,5 persen,” ujar Rizal dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan.

Menurutnya, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil oleh pemerintahan saat ini malah tidak mendukung pertumbuhan, seperti rencana tax amnesty kedua yang menguntungkan sebagian orang dan langkah penghematan yang menurutnya akan menyengsarakan rakyat kecil.

Ia mengatakan, seharusnya saat pertumbuhan ekonomi melambat, pemerintah terlebih dahulu melakukan stimulus untuk meningkatkan ekonomi, baru kemudian mengejar pajak.

Rizal juga menyampaikan, seharusnya pemerintah tidak mempertahankan cara lama dan malah mengganti target, tapi mengubah cara mengatasi krisis.

“Jika menggunakan cara yang sama untuk memecahkan masalah, maka jangan berharap pemerintahan periode kedua Presiden Joko Widodo atau Jokowi bisa menangani krisis ekonomi yang akan melanda,” ujar Rizal.

Selain itu, dirinya merasa belum melihat rencana dan aksi Indonesia dalam memanfaatkan perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan China, yang seharusnya sudah dimiliki untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

"Trade crisis ini sudah diramalkan satu setengah tahun lalu, pemerintah Indonesia tidak punya plan, tidak ada action dan time frame bagaimana kita menarik manfaat," tutup Rizal.(mr/kcm)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...