12 November 2019

Rizal Ramli Mengenang KH Ahmad Hasyim Muzadi

KONFRONTASI- KH Ahmad Hasyim Muzadi  sudah berpulang. Sudah lama saya kenal beliau sebagai  ulama yang  serius membangun persaudaraan kebangsaan, merajut ukhuwah persaudaraan dengan siapapun, agama apapun. Beliau  dan saya sering membahas dan mendiskusikan bersama berbagai persoalan bangsa dan negara, serta sama-sama perduli dan komit untuk mengatasi ketidakadilan, kemiskinan dan kebodohan di kalangan ummat/ rakyat kita. .

Selama hidupnya, sosok KH Hasyim Muzadi  saya tahu terus berupaya membangun kesejukan umat. Dalam setiap ceramah dan tausyiah di hadapan masyarakat,  beliau pandai menyisipkan lelucon  gaya Jawa Timuran yang  jenaka dan membuat isi ceramah dapat dimengerti  kaum pendengarnya. Lelucon gaya Jawa Timuran itu  juga membuat saya makin memahami  pikirannya.

Sebagai ulama dan pemimpin, kiprah dan  sepak terjang KH Hasyim Muzadi sangat luas, sehingga kadang  mengalami gesekan dengan para seniornya, namun beliau berusaha  membangun kembali hubungan baik dengan mereka secara santun dan rendah hati. Beliau tidak segan-segan meminta pandangan atau saran  dari siapapun, termasuk saya, kalau menghadapi suatu masalah atau gesekan yang harus beliau selesaikan. Dengan Gus Dur dan Pak Wiranto, misalnya, beliau sempat mengalami gesekan, dan  dengan rendah hati meminta  saya yang lebih muda,  untuk mengatasi gesekan itu sehingga beliau bisa bersahabat baik  kembali  dalam suasana silaturahim yang tulus.

KH Hasyim Muzadi berusaha  mencerdaskan para ulama dan masyarakat,  dan untuk itu dia mendirikan International Conference of Islamic Scholars (ICIS).

Kyai Haji Ahmad Hasyim Muzadi  lahir di Bangilan, Tuban, 8 Agustus 1944. Dia adalah salah satu tokoh dan intelektual Islam utama Indonesia yang pernah menjabat Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 19 Januari 2015. Sebelum mangkat,  meski kesehatannya mulai menurun, beliau masih menaruh perhatian luas terhadap persoalan kebangsaan dan moderasi Islam hingga ke tingkat dunia ini.

Innalillahi wainna ilahi rajiun, kita berdoa semoga  beliau husnul khotimah.

__________________________

Obituari oleh Rizal Ramli, mantan Menko Ekuin Presiden  Gus Dur dan Mantan Menko Kemaritiman Presiden Jokowi

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...