15 November 2019

PDIP Disarankan Pilih Rizal Ramli sebagai Cagub DKI

KONFRONTASI- PDIP Megawati disarankan ajukan Rizal Ramli sebagai cagub DKI hadapi Ahok.  PDIP sebaiknya merespon positif  “Gerakan Jakarta Memanggil Rizal Ramli.” dan hanya mendukung orang yang tidak mementingkan konglomerat, melainkan mengutamakan rakyat. Karena pemerintahan saat ini sudah Neoliberal, dan khususnya di DKI Jakarta sudah tidak lagi memihak rakyat kecil.

Demikian pandangan dosen Universitas Atmajaya Dr Frans Aba dari Persatuan Alumni GMNI dan Herdi Sahrasad , dosen/peneliti senior PSIK Universitas Paramadina. ''Kalau PDIP ajukan Rizal Ramli, maka kekecewaan rakyat terhadap Jokowi bisa terkurangi karena Neoliberalisme Kabinet Kerja sekarang sudah menggusur Nawacita dan Trisakti PDIP sendiri,'' kata Frans. ''  Rizal Ramli adalah pilihan terbaik bagi PDIP di pIlgub DKI.  Dan PDIP  akan naik pamor dan kredibilitasnya serta elektabilitasnya di mata rakyat kalau mengajukan Rizal Ramli, sebab RR sangat dipercaya rakyat Indonesia dan terutama DKI karena RR itu kredibel, memihak rakyat banyak, terbuka,  akuntabel dan tahu hakekat kepemimpinan pro-rakyat,'' imbuh Herdi.

''Kami mendengar kabar bahwa Mas Tok (Guntur Soekarnoputra, kakak Mbak Megawati) mendukung PDIP mengajukan Rizal Ramli sebagai cagub partai Banteng itu. Mas Tok itu deket  banget dan sayang sama RR, makanya secara moral dukung penuh RR diusung PDIP sebagai cagub DKI,'' imbuh Herdi dan Frans.

Meskipun pemilihan kepala daerah DKI Jakarta masih jauh, tapi situasi politik Ibukota semakin hangat, bahkan cendrung panas terkait persaingan para kandidat gubernur DKI yang akan berlaga pada Pilkada Februari 2016. Setelah petahana Basuki Tjahaya Purnama mendeklarasikan diri sebagai calon melalui dukungan tiga parpol (Hanura, Nasdem, dan Golkar), lalu Gerindra yang mengusung pengusaha muda Sandiaga Uno, kini resmi dideklarasikan dukungan bagi mantan Menko Kemaritiman yakni deklarasi “Gerakan Jakarta Memanggil Rizal Ramli.”

Gerakan yang lahir dari keprihatinan tokoh Maluku Enggelina Pattiasiana dan diamini berbagai elemen masyarakat, maka deklarasi “Gerakan Jakarta Memanggil Rizal Ramli’ pun digaungkan. Pembacaan deklarasi itu dilakukan oleh dua pemuda/mahasiswa, seusai diskusi publik terkait terhadap dukungan bagi RR, panggilan Rizal Ramli, di Gedung Juang ’45, Kamis (4/8) yang menghadirkan narasumber Enggelina Pattiasina, Ray rangkuti dan tokoh Maluku Amir Hamzah.

Lima butir deklarasi “Gerakan Jakarta Memanggil Rizal Ramli” itu, pertama, Kami masyarakat dari berbagai elemen, lintas suku, agama, ras dan golongan yang senantiasa mengedepankan kebhinekaan memanggil Dr Rizal Ramli untuk menjadi pemimpin di DKI Jakarta. Karena Rizal Ramli mampu membuktikan dan teruji keberpihakannya terhadap kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Untuk itu, kami akan memanggil, mendorong dan mensosialisasikan Rizal Ramli untuk memimpin Jakarta.

Kedua, DKI Jakarta merupakan milik semua orang tanpa memandang kekayaan, kemiskinan dan sebagainya. Jakarta membutuhkan pemimpin yang berani dan tegas tetapi mengayomi semua masyarakat, terutama masyarakat kecil dan miskin. Sebab, kelompok masyarakat seperti ini yang paling banyak di Jakarta dan membutuhkan perlindungan lebih, sehingga mampu beraktivitas untuk hidup secara layak. Jakarta harus tertib, bersih, indah dan tertata, tetapi semua itu harus dilakukan dengan cara bermartabat dan manusiawi.

Ketiga, Kami mengimbau kepada partai politik sebagai wadah dan saluran rekruitmen pemimpin untuk mempertimbangkan rekam jejak, komitmen, kemampuan dan keberpihakan Dr. Rizal Ramli dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017. Sebab, pengalaman Dr. Rizal Ramli sangat teruji baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan. Apalagi, Jakarta sebagai Ibukota Negara dan barometer Indonesia dan sebagi salah satu kota besar di dunia, maka Jakarta membutuhkan sosok yang berpengalaman secara internasional.

Keempat, Dr Rizal Ramli baru saja mengakhiri masa tugas di pemerintahan, karena ketegasan dan mengimplementasikan keberpihakannya terhadap kepentingan rakyat banyak. Blok Masela menjadi konfirmasi hal ini. Begitu juga, ketegasan menghentikan reklamasi untuk membuat pulau

Kelima, bagi kami, siapapun calon yang bertarung dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta memiliki niat baik untuk membangun Jakarta, bukan saja secara fisik, tetapi membangun manusia Jakarta. Untuk itu, Pemilihan Gubernur jakarta harus menjadi ajang kompetisi dari figur yang baik untuk mencari figur terbaik.

Lawan Tangguh

Sementara dalam forum diksusi sebelum pembacaan deklarasi, tiga pembicara yaitu Enggelina Pattiasina, Ray Rangkuti, dan Amir Hamzah sepakat bahwa Rizal merupakan lawan tangguh dari Ahok. Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli menjadi sosok calon alternatif untuk bertarung head to head dengan incumbent, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dalam Pilkada Februari 2017. Kepemimpinan, keberanian, ketegasan, dan juga rekam jejak yang bersih tanpa cela menjadikan Rizal sangat pantas dicalonkan untuk bertarung melawan Ahok.

Enggelina yang merupakan penggagas “Gerakan Jakarta Memanggil Rizal Ramli” mengatakan sosok RR merupakan alternatif untuk memecah kebuntuan seolah tak ada lawan yang bisa mengalahkan Ahok. “Jakarta adalah barometer, bukan hanya nasional, tapi juga internasional. Karena itu kita membutuhkan tokoh yang sudah teruji dan rekam jejaknya pun tak diragukan lagi,” katanya.

Mantan anggota DPR ini pun bercerita bagaimana gagasan “Gerakan Jakarta Memanggil Rizal Ramli” itu lahir. Menurut Enggelina, keprihatinan atas situasi politik Ibukota dan negara, berujung pada lahirnya gerakan ini.

“Saya sudah tahu skenario Ahok menjadi Gubernur sejak 2009, jauh sekali kan dan karena itu saya ngeri melihat situasi ini, karena apa yang saya ketahui itu semua menjadi kenyataan, hanya saja saya tak mau terbuka menceritakan skenario itu,”ungkap Enggelina.

Ray Rangkuti pun sepaham bahwa ketokohan RR yang dikenal sangat berani, lugas, tegas, dan bersih, menjadi daya tarik tersendiri jika dia bis amaju dan bertarung melawan Ahok. “Kita memang butuh kandidat seperti RR, ini akan menjadikan Pilkada Dki makin berkualitas,” katanya.

Begitu juga tokoh Maluku, Amir Hamzah yang menegaskan, RR merupakan figur pemberani yang diharapkan mampu bersaing dengan Ahok.”Saya senang jika parpol mencalonkan RR, karena sejak lama saya punya bukti kelemahan Ahok dan saya pun pernah melaporkan beberapa hal tentang Ahok ke KPK, tapi tak ditindaklanjuti,”kata Amir Hamzah sambil menyarankan agar gerakan ini bekerja cepat mendekati RR dna juga parpol yang akan mengusung RR.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...