22 September 2019

MoU Selamatkan SDA, Joko Wi "Copy Paste" Kebijakan Pemerintahan SBY?

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan sejumlah kementerian/lembaga serta 12 pemerintah provinsi (pemprov) di Istana Negara, Jakarta. MoU itu mengenai gerakan nasional penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA).  Jokowi berharap MoU tidak hanya acara simbolik.

Pelaksana tugas (plt) Wakil Ketua KPK Johan Budi Sapto Pribowo mengatakan, kerja sama penyelamatan SDA dengan beberapa kementerian pernah dilakukan sebelum pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

"Jadi ini namanya penyelamatan SDA. Acaranya juga seperti ini," kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Dia menjelaskan, MoU kali ini ada tambahan sektor kehutanan dan kelautan akan dilakukan pencegahan, supaya tidak terjadi korupsi.

"Sekarang untuk 2015 dikembangkan, karena potensi kekayaan itu kelautan juga masuk dalam SDA," jelasnya.

Johan mengapresiasi yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa MoU tidak sekadar acara penandatangan. Menurutnya, harus ada tindak lanjut yang nyata terhadap MoU itu.

"Jangan sampai ini hanya tanda tangan dan teman-teman meliput dan diberitakan lalu selesai. Kalau belajar dari dulu saya kira tidak hanya seremonial," tukasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan sejumlah kementerian/lembaga serta 12 pemerintah provinsi (pemprov) di Istana Negara, Jakarta.

MoU itu mengenai gerakan nasional penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA). 
Jokowi berharap MoU tidak hanya acara simbolik.

Dia mengajak semua institusi terkait menjadikan MoU sebagai aksi nyata bersama dalam mengoptimalkan penyelamatan SDA.

"Tapi benar-benar memulai untuk aksi bersama, bekerja bersama," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Lanjutnya, kondisi SDA sekarang sangat memprihatinkan. Padahal SDA Indonesia lebih besar dari negara maju.

"Ada sebuah kesalahan besar, jangan sampai kita ulang. Saya lihat kita kehilangan beberapa momentum, melimpah ruahnya SDA kita," tegasnya. 

Penandatanganan MoU itu dihadiri pelaksana tugas (plt) Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki, Wakil Ketua KPK Johan Budi SP, Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly, dan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno.

Turut hadir juga Menteri BUMN Rini Soemarno. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dan beberapa pejabat negara lainnya.[ian/snw]

 

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...