13 December 2019

Megawati Diapit Jokowi-Kalla, SBY & Habibie di Pinggir, Apa Penjelasannya?

KONFRONTASI -  Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhono dan Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri bertemu dalam upacara kemerdekaan RI ke-72 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Keduanya dipertemukan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yang juga mengajak Presiden RI ke-3 Bacharudin Jusuf Habibie. Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi, SBY dan istri, Habibie, Megawati, serta Wapres Jusuf Kalla dan istri berfoto seusai upacara selesai.

Menariknya, Megawati mengambil posisi tengah diapit Jokowi dan Kalla. Habibie berdiri paling kanan di sebelah Iriana Jokowi. Sementara SBY dan istrinya Ani Yudhoyono mengambil posisi paling kiri di sebelah Kalla dan istrinya Mufidah Kalla. Sayangnya, tidak ada penjelasan apapun dari Istana mengenai pemilihan posisi ini.

Yang pasti, foto yang lain menunjukkan keduanya, SBY dan Megawati, bersalaman. Tampak dalam foto koleksi SBY jepretan Anung Anindito tersebut, SBY-lah yang berinisiatif mendatangi Megawati, yang tampak berdiri dari tempat duduknya. Besar kemungkinan, Megawati lebih dahulu datang ketimbang SBY.

Berbeda dengan salaman-salaman sebelumnya yang cenderung kaku dan tanpa senyum, kali ini baik SBY maupun Megawati sama-sama saling tersenyum, meski tipis saja. Saat bersalaman, tubuh SBY yang tinggi besar juga terlihat condong atau sedikit membungkuk, sementara Megawati yang posturnya lebih pendek memilih berdiri tegak. Semua momen itu terjadi di hadapan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, anak sulung Megawati, yang juga tersenyum.

Akan tetapi, saat foto bersama Presiden Jokowi, dari seluruh presiden yang berfoto, hanya wajah Habibie yang tampak bersinar ceria. Pose SBY dan Megawati tampak sedikit kaku, setengah tersenyum setengah tidak. Terasa seolah ada sesuatu yang ditahan.

Setelah lengser sebagai presiden, baru kali ini SBY menghadiri upacara kemerdekaan di Istana. Sebaliknya, selama 10 tahun SBY menjabat presiden , tak sekalipun Megawati hadir di Istana pada setiap momen tersebut. Dalam 10 tahun itu, tercatat SBY dan Mega hanya 7 kali bersalaman.

Pertemuan terakhir kedua pemimpin partai politik tersebut terjadi dalam suasana duka saat suami Megawati, Ketua MPR Taufiq Kiemas, meninggal pada 2013. Saat itu, SBY memimpin upacara penghormatan terakhir kepada Taufiq Kiemas.

Sejak itu, mereka tak pernah berada dalam satu acara bersama. Pada acara dialog kebangsaan yang dilakukan LIPI awal pekan ini, Megawati dan SBY menjadi pembicaranya. Namun, entah kenapa, SBY tiba ke lokasi acara tepat saat Megawati telah pergi. (Jf/Review)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...