28 March 2020

Kekecewaan Rizal Ramli atas Neoliberalisme Ekonomi Menkeu Sri: Bayar Utang Rp 646 Trilliun, Kalahkan anggaran Pendidikan dan Infrastruktur, Subsidi Dicabuti

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli  (RR) sangat kecewa dengan kemunduran ekonomi  nasional dan membengkaknya pembayaran utang ala Menkeu Sri Mulyani Indrawati, sang Srikandi Neoliberal yang membuat Jokowinomics makin pucat dan kurus kering karena ekonomi mengalami kontraksi kronis. 

 RR mengingatkan publik dan pemerintah bahwa, anggaran pembayaran bunga utang tahun 2020 mencapai Rp 295 triliun. Pembayaran Pokok utang Rp 351 Trilliun untuk tahun 2020. ''Total pokok dan bunga utang Rp 646 Trilliun, lebih besar dari anggaran pendidikan dan infrastruktur !,'' tegas RR. 

''Gitu kok dibilang ‘terkendali’ & ‘ndak masalah ? Piye?'' ujar RR, Menko Ekuin Era Presiden Gus Dur.

Itulah Neoliberalisme-Neokapitalisme  Sri Mulyani yang sangat binal dan banal, bahkan ugal-ugalan.

Akibatnya, buat bayar utang  itu juga pinjaman  dari hutang lagi,  sehingga terjadi tutup lobang yang satu dan gali lobang yamg lain yang lebih besar, alias tutup jurang ! Miris karena subsidi bagi rakyat bakal dicabuti, seakan Menkeu Sri Mulyani bikin Jokowinomics sebagai rezim untuk mencabuti  kuku jari kaki rakyatnya sendiri. Ngilu. 

''Pak Jokowi harus ganti Tim Ekuin Neolib kalau tak ingin terjadi krisis kepercayaan dari masyarakat dan mahasiswa,'' kata  Aendra, seorang jurnalis kebangsaan yang tak ingin Jokowinomics hancur dan meluluhlantakkan ekonomi rakyat.

(gg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...