18 November 2019

Kabinet Baru Jokowi, kata Said Didu: 'Kabinet Cuci Piring' Kotor

KONFRONTASI- Susunan kabinet yang bakal dirancang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengawal periode 2019 hingga 2024 tengah menjadi bahan perbincangan di kalangan publik.

Salah satu pendapat dilontarkan oleh mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu melalui akun jejaring sosial Twitter, @msaid_didu.

Lewat cuitannya, Said Didu mengaku ditanya soal nama yang cocok untuk kabinet Jokowi periode 2019 hingga 2024 mendatang. Dia menyebut namanya yang cocok: Kabinet Cuci Piring,  piringnya sudah kotor

"Saya ditanya apa nama kabinet periode 2019 hingga 2024, saya katakan nama yang paling cocok adalah Kabinet Cuci Piring," cuit Said Didu Nama Kabinet Baru Jokowi, Said Didu: 'Kabinet Cuci Piring'

Menurut Said Didu, dirinya meyakini jika kabinet 2019 hingga 2024 tersebut bakal sibuk memperbaiki kegagalan-kegagalan kabinet 2014 hingga 2019.

"Saya yakin kabinet 2019 - 2024 akan sibuk memperbaiki kegagalan2 kabinet 2014 - 2019," kicau Said Didu seperti dikutip Suara.com, Selasa (8/10/2019).

Sekadar informasi, Jokowi mengungkapkan, sudah merampungkan penyusunan kabinet untuk membantu tugas-tugasnya dan wakil presiden terpilih Maruf Amin pada periode kepemimpinan 2019 – 2024.

Meski sudah rampung menyusun nama-nama menterinya, Jokowi masih menunggu waktu yang tepat untuk dimaklumatkan kepada publik.

"Penyusunan kabinet mendatang sudah selesai. Sudah rampung. Tinggal diumumkan saja," kata Jokowi saat bertemu dengan para pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

Jokowi yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat bersamuh dengan para pemred tersebut mengatakan, kabinet mendatang diharapkan mampu bekerja secara cepat dan memunyai parameter keberhasilan kerja terukur.

Soal komposisi kabinet, Jokowi memastikan pos-pos menterinya diisi oleh tokoh-tokoh dari beragam kalangan.

“Semua unsur terwakili, profesional, partai politik, agamawan, daerah, gender, semuanya,” kata Jokowi.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...