23 February 2020

Efek Jokowi Letoy: Bursa Saham Indonesia Butuh Menteri-Menteri Ekuin yang Kredibel dan Kreatif

KONFRONTASI- Menkeu Sri Mulyani tak mampu puaskan Bursa saham Indonesia karena kinerjanya sudah mentok, selain jeblok dan Presiden Jokowi, yang oleh orang awam dipanggil dengan nama plesetan/sebutan simbolik '' si Jae'', mungkin gelisah

. Buktinya Bursa saham Indonesia sulit bergerak belakangan ini, dimana naik turun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam rentang terbatas. Salah satu sentimen yang mempengaruhi gerak IHSG tersebut adalah ekspektasi investor terhadap ekonomi Indonesia yang kurang mengesankan. ''Itu isyarat kuat bahwa Bursa ingin perubahan menteri menteri ekuin yang selama ini melempem, banyak pencitraan dan ternyata  gagal kerjanya,'' kata para analis saham 

Pelaku pasar/bursa  berharap banyak Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) bisa segera menghasilkan sejumlah kebijakan yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Oktavianus Budiyanto memaparkan keinginan pelaku pasar agar Presiden Jokowi segera menunjuk menteri-menteri ekonomi yang mumpuni untuk mengatasi situasi saat ini. Siapa mereka itu? Kalau salah pilih, Bursa saham bakal jeblok dan  Jokowi alias si Jae (plesetan versi orang awam) diprediksi jengkel lagi. (berbagai sumber)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...