19 September 2019

Dengan Senyum Sumringah Ahok Tiba-tiba Berkata: Hayyaa, Sekarang IPDN Bagus Lha..?

KONFRONTASI - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meluruskan kembali soal polemik pembubaran Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Ahok mengaku selama ini dirinya tidak mendiskriminasikan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berasal dari IPDN. Bahkan beberapa pejabat eselon DKI yang diangkat baru-baru ini kebanyakan dari alumni IPDN.

"Banyak yang bagus. Buktinya saya bisa temukan Edi Junaidi Kepala BPTSP (lulusan) dari IPDN loh. Terus Kadishub dan wakilnya, Kadinsih (dinas kebersihan) dan wakilnya juga IPDN. Yang ngurusin saya si Hendra lulusan IPDN," kata Ahok di Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Dia mengaku tak pernah mendorong IPDN untuk dibubarkan. Sebab wacana itu dia sampaikan kepada Presiden Jokowi karena telah berlakunya undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ahok menilai dengan berlakunya UU ASN tersebut, maka PNS yang ada di seluruh Indonesia tidak lagi harus berasal dari IPDN.

"Cuma maksud saya setelah UU ASN (Aparatur Sipil Negara), sebetulnya nggak butuh IPDN juga sudah oke kan. Karena orang lain boleh jadi PNS kan, bisa mengabdi juga," tambahnya  (Juft/Inilah)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...