18 September 2019

Perlukah TNI AU Miliki Pesawat Amfibi?

KONFRONTASI-Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Djauhari Oratmangun, telah diminta oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo, untuk mendalami kemungkinan pembelian pesawat terbang amfibi produksi negara beruang merah itu.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo menginginkan TNI Angkatan Udara mempunyai pesawat terbang amfibi yang memiliki kemampuan mendarat di perairan untuk patroli militer.

"Saya minta Dubes (Indonesia untuk Rusia) mengkaji itu," kata Indroyono dilansir VIVAnews, Senin (12/1) malam.

Indroyono menyampaikan bahwa keinginan Presiden muncul saat dia bersama Kepala Negara, Kepala Staf TNI Angkatan Udara dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat melakukan patroli udara dengan Skuadron 5 Angkatan Udara pada 13 Desember 2014, dalam penerbangan dari Banjarmasin ke Tarakan.

"Beliau berpikir, kalau sekarang pesawat intai itu hanya bisa melihat, gimana kalau bisa mendarat langsung ambil tindakan," ujarnya.

Dalam penerbangan itu, kepala Staf TNI Angkatan Udara memberikan beberapa opsi, salah satunya pembelian pesawat amfibi. Pesawat amfibi milik Rusia sudah digunakan Indonesia dalam beberapa kesempatan. Salah satunya untuk mengintai kebakaran hutan di Riau tahun lalu.

“Saat ini, dua pesawat itu juga sedang mencari AirAsia," ujarnya.[MR/VIVA]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...