16 August 2018

Inilah Kulkas Tanpa Listrik dari Pedalaman Afrika

KONFRONTASI-Di banyak bagian perdesaan di Afrika akses atau biaya listrik yang tinggi membuat banyak orang berpikir dua kali untuk membeli peralatan elektronik seperti lemari es.

Namun, sistem pendinginan makanan inovatif dari Mohammed Bah Abba mengadaptasi teknologi dunia lama menjadi kulkas portabel murah yang sangat efektif di iklim gurun, di mana buah-buahan, sayuran, dan bahan-bahan perusak lainnya dapat dengan cepat rusak.

Abba, seorang dosen yang berasal dari keluarga pembuat pot tanah liat, melihat sebuah kesempatan untuk meningkatkan standar hidup bagi penduduk pedesaan Nigeria. Pada akhir 1990-an, ia mengembangkan sebuah sistem pot-in-pot yang bisa memperpanjang masa simpan tahan lama dari hari ke minggu.

Konsepnya berharga sekitar dua sampai empat dolar. Hanya terdiri dari dua pot gerabah, satu lebih kecil dari yang lain. Panci luar penuh dengan pasir basah, sedangkan panci bagian dalam, yang digunakan untuk menyimpan makanan, ditutupi dengan kain basah. (National Geographic/micom/mr)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


loading...