22 November 2019

Ini Alasan XL Gandeng Xiaomi

Konfrontasi - Manajemen telekomunikasi asal Malaysia, PT XL Axiata Tbk menilai Xiaomi bukanlah sebuah produk ponsel pintar biasa. Meski baru berdiri pada 2010, Xiaomi sudah memiliki daya tarik sendiri kepada konsumen, khususnya para operator.

Selain itu, produk terbaru Xiaomi, yakni Redmi 2 sudah mendukung jaringan 4G Long Term Evolution (LTE). Dengan demikian, operator terbesar kedua di Indonesia ini, ingin memanfaatkan momen tersebut untuk dijadikan program paket bundling.

Head of Device Channel XL, Denny Galant, mengungkapkan dua alasan utama perusahaannya mau menggandeng vendor asal Tiongkok tersebut.

"Pertama, karena sesuai dengan kampanye XL yang tengah gencar membentuk ekosistem 4G," kata Denny, di Senayan City, Jakarta, Jumat (10/4).

Kemudian, yang kedua, dilihat dari segi konsumen loyalnya, Xiaomi dirasa sangat kuat. Ini, terlihat dari penjualan produk-produk Xiaomi yang terbilang sukses di pasaran.

"Seperti di Fanbase Xiaomi di Indonesia terbilang banyak, itu juga menjadi salah satu alasannya. Kebetulan, Redmi 2 sudah mendukung teknologi 4G, sesuai dengan layanan 4G XL," kata Denny.

Seperti diketahui, Redmi 2 meraup sukses kedatangannya di Indonesia. Rabu, 8 April 2015, Lazada Indonesia yang menggelar flash sale ponsel tersebut, mampu terjual 40 ribu unit dalam waktu singkat.

Redmi 2, memang memiliki daya tarik tersendiri. Ponsel pintar ini mempunyai dua kartu SIM. Menariknya, dua kartu SIM tersebut sama-sama dapat digunakan di jaringan 4G LTE.

Redmi 2 dapat mendukung pada jaringan di spektrum 1.800 MHz. Meski XL belum mengomersialkan di 1.800 MHz, operator tersebut sudah melakukan trial di sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. (mg/vv)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...