13 December 2019

Demam Gadget, Konsumen Indonesia ‘Ikhlaskan’ Belanja Bulanan

Konfrontasi – Perang tekhnologi menjadi gaya persaingan terketat pada masa modern ini. Seluruh produsen elektronika terutama sektor telekomunikasi berlomba menguasai pasar konsumen Indonesia.

Dalam sebuah laporan milik Riset Accenture, masyarakat Indonesia pengguna alat telekomunikasi cenderung membeli produk keluaran terbaru setiap tahun. Perusahaan konsultan manajemen dan  layanan teknologi global ini menilai konsumen Indonesia haus produk baru dan inovatif untuk mengejar tren digital.

Tore Berg, Managing Director for Communication, Media & Technology dan Customer Relationship Management menjelaskan sebanyak 41 persen pengguna smartphone selalu membeli produk terbaru. Lebih lanjut, ada 55 persen konsumen rela mengorbankan kebutuhan bulanan untuk ditabung demi gadget baru. Bahkan  81 persen memimpikan smartphone dan 61 persen ingin layar lebih besar.

“Konsumen tidak hanya berencana untuk mengejar ketinggalan teknologi dan mengganti produk yang ada, namun kebanyakan dari mereka akan menambah jumlah perangkat dari yang mereka miliki saat ini,” ucap Tore, Rabu (8/10).

Fakta tersebut diyakini akan memicu produsen untuk menciptakan aplikasi baru yang lebih personal dan menarik. Selain itu, kualitas koneksi internet juga menjadi daya tarik utama. Sebab, 86 persen mengaku kecewa apabila smartphone bagus tidak disertai jaringan internet yang memadai.

“Riset ini menunjukkan bahwa koneksi broadband tidak berhasil memenuhi ekspektasi konsumen. Konsumen bersedia untuk membayar lebih agar koneksi sama sekali tidak terganggu. Riset ini menyoroti pentingnya kualitas,” kata Wong Tjin Tak, Communication, Media  & Technology Lead, Accenture Indonesia.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...