24 September 2018

Polisi Benarkan Sebar Edaran ''Berhenti Jadi Artis Jika Terbukti Konsumsi Narkoba''

KONFRONTASI-Polres Metro Jakarta Selatan menyebarkan edaran untuk para artis, manager, dan produser di dunia hiburan Tanah Air.

Edaran tersebut berisi ajakan deklarasi sekaligus penandatanganan MoU, 'Bersedia Berhenti Menjadi Artis', jika terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba.

Hal itu dibenarkan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung.

"Benar (edaran tersebut), hari Kamis acaranya," ujar Vivick dihubungi wartawan, Senin (19/2/2018) sore.

Menurut Vivick, saat ini pihaknya sedang melakukan perubahan terkait edaran tersebut.

Sebelumnya tersebar bahwa Polres Metro Jakarta Selatan mengundang pada artis, manajer dan produser, untuk mendeklarasikan hal terkait.

Dalam perubahan edaran itu, akan ditegaskan bahwa Polres Metro Jakarta Selatan hanya menfasilitasi Namun, deklarasi itu berdasarkan inisasi dari sejumlah artis dan produser.

"Cuma ada perubahan, polres hanya memfasilitasi, artis Jakarta yang ingin deklarasi. Dari rekan manajer ada juga produser yang jika sudah mengkomunikasi kan ke kita," katanya.

Vivick enggan membocorkan, siapa satu di antara artis maupun produser yang ikut menginisiasi hal itu.

"Hari Kamis baru diberi tahu," tegasnya.

Sebelumnya, undangan dari Polres Metro Jakarta Selatan tersebar luas. Tertulis Polres Metro Jakarta Selatan mengundang artis, manager dan produser tanah air untuk hadir deklarasi sekaligus penandatanganan kesepakatan.

Kesepakatan itu di antaranya, bersedia berhenti menjadi artis, jika terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba.

Acara tersebut digelar pada Kamis 22 Februari 2018 mendatang pukul 14.00 WIB di Polres Metro Jakarta Selatan. Tertulis pula, undangan tersebut diprakarsai oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin.(mr/tribun)

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  



Berita lainnya

loading...