27 April 2018

KPK Didesak Tuntaskan Skandal Bank Century

KONFRONTASI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diyakini akan mengacuhkan perintah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memerintahkan agar menetepakan Boediono, Muliaman Hadad, Raden Pardede dan kawan-kawan sebagai tersangka kasus bailout Bank Century.

"Meski keputusan pengadilan, KPK belum tentu juga melaksanakannya," kata salah satu inisiator Pansus Century Gate, Chandra Tirta Wijaya, dalam diskusi Skandal Bank Century, "Setelah Budiono Siapa Tersangka Berikutnya?" di Hotel Century, Jakarta, Senin (16/4).

Dia mengatakan kasus Century sudah terang benderang. Siapa yang terlibat juga demikian. Hal itu sebagaimana data-data yang mereka himpun selama mendalami kasus itu di Pansus Century Gate.

Berbagai  kalangan menyuarakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pengusutan kasus skandal Bank Century.
Diskusi Skandal Bank Century
KPK menurutnya hanya berani menjerat Budi Mulya yang hanya deputi gubernur BI karena tak memiliki orang kuat yang mendukungnya.

"Yang diambil adalah Pak Budi Mulya, karena mungkin Pak Budi Mulya mungkin yang paling lemah bekingnya," tukasnyaHakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan KPK untuk membuka kembali kasus Bailout Bank Century dan mentersangkakan mantan Wakil Presiden Boediono.

 
Politikus Partai Golkar Misbakhun mengatakan, saat ini, KPK sudah mendapat kepercayaan dari publik karena bisa menangkap hampir semua lapisan pejabat. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan merupakan momentum bagi KPK untuk mengusut tuntas kasus ini sekaligus naik kelas.
"Ini sebenarnya dapat momentum sangat bagus meningkatkan level kerja KPK. KPK sudah bisa nangkap Bupati, Walikota , Guberur terus kita sudah dapat momentum hakim juga bahkan sudah ditangkap. Sekarang mau enggak naik kelas," kata Misbakhun dalam diskusi tentang Skandal Bank Century di Century Hotel, Senayan, Jakarta, Senin (16/4).

Diskusi Skandal Bank Century

Diskusi Skandal Bank Century. (Foto: Soejono Saragih/kumparan)
Misbakhun mengatakan, dengan adanya putusan pengadilan, sudah tidak ada lagi alasan bagi KPK untuk menunda penuntasan kasus ini. KPK tidak perlu ragu menetapkan seseorang sebagai tersangka bila sudah punya bukti kuat.
"Yang ingin kita ingatkan sudah memerintahkan ya monggo ikuti jangan lagi, ada lagi kalimat kita akan pelajari dulu apa putusan praperadilanya-lah inilah. Kalau menurut saya, dorong penegak hukum menindaklanjuti siapa pun yang kena," ujar dua.
Misbakhun yang pernah dipenjara 2 tahun karena kasus Century ingin masyarakat tidak begitu saja melupakan kasus ini. Segala proses politik sudah dilalui saat itu dan hasilnya menyerahkan kepada proses hukum yang berlaku.
"Nah inilah yang ingin kita ingatkan kembali masalah politik sudah selesai, putusan opsi sudah ada putusan C (kembali ke proses hukum)," ucap dia.
Sebelumnya, Misbakhun sempat menjadi tersangka dalam kasus dugaan L/C fiktif Bank Century pada tahun 2010 silam. Saat itu, Misbakhun merupakan anggota Komisi XI dari Fraksi PKS.
 
Category: 
loading...

Related Terms