Juragan Gabah Kehilangan Rp 550 Juta Karena Ban Mobil Kempes

Konfrontasi - Komplotan kriminal modus gembos ban kembali beraksi di wilayah hukum Polres Kota Tangerang. Kali ini, juragan gabah kehilangan uang miliknya.

Peristiwa yang dialami Samani (50) terjadi di Jalan Kronjo, Desa Kaliasin, Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Jumat (31/3/2017). Ketika itu, sang juragan gabah baru saja mencairkan uang sebesar Rp 550 juta di Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Balaraja.

Tanpa curiga, Samani melajukan kendaraannya menuju rumahnya di Desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang. Namun di perjalanan, ban mobil sebelah kirinya mendadak kempis. Samani pun memarkirkan mobilnya di bengkel tambal ban.

Juragan gabah itu akhirnya keluar dari mobilnya. Namun tak berselang lama, tiga orang tak dikenal tiba datang menghampiri mobil korban. Tas berisi uang yang diletakan di dalam mobil langsung disambar pelaku.

“Saya melihat pelaku berjumlah 3 orang kabur menggunakan 2 sepeda motor. Pintu mobil saat itu juga tidak ditutup pemiliknya,” kata Samsudin, warga sekitar dikutip poskotanews.com, Jumat (31/3/2017).

Samsudin menambahkan, pelaku diduga telah membuntuti mobil yang dikemudikan juragan gabah. Sebab, salah satu pelaku sempat membeli bensin tak jauh dari bengkel tamba ban. Saat itu, dua pelaku dengan leluasa mengambil tas korban.

“Korban saat itu lagi asyik ngobrol dengan pemilik bengkel. Dia baru sadar setelah mendengar suara keras dari knalpot sepeda motor,” ungkap Samsudin.

Sadar menjadi korban kejahatan, Samani kemudian melaporkan peristiwa naas yang dialaminya ke Polsek Balaraja. Kini, polisi masih berkerja keras mengidentifikasi gerombolan penjahat tersebut.

‎Kapolsek Balaraja, Kompol Wiwin Setiawan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi akibat kelengahan korban. Dia juga menyayangkan juragan gabah itu tak meminta pengawalan polisi saat mengambil uang dalam jumlah besar.

“Kami imbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Jangan segan meminta pengawalan kami siap mengawal dari Bank sampai ke rumah. Karena pelaku biasanya mengincar dan membuntuti korban mulai dari Bank.” ujar Kapolsek. (pskota/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA