21 September 2019

Dinilai Malas Berkantor, Warga Usir Camat Pulau Sembilan Saat HUT RI

KONFRONTASI -  Sejumlah warga tergabung dalam Aliansi Pemuda Sembilan (APS), melakukan unjuk rasa meminta agar camat Pulau Sembian dicopot, karena dinilai malas berkantor.

Masyarakat Kecamatan Pulau Sembilan menggelar unjuk rasa di depan tribun utama HUT RI dan Kantor Camat yang berlokasi di Desa Pulau Harapan, Sabtu, (17/8/19). 

Menurut, Kordinator Aksi, Arfah, yang dikonfirmasi, melakukan unjuk rasa pada puncak perayaan 17 Agustus bukan karna tanpa alasan. Sebab, kata Arfah, Camat Pulau Sembilan A Aditya Putra, hanya datang menginjakkan kaki di kantor Kecamatan pada saat ada kegiatan, selebihnya kantor yang seharusnya melayani masyarakat selalu tertutup.

"Ini sudah sekian kali kami peringatkan ke pak Camat, untuk mengaktifkan kantor, namun ironisnya tidak diindahkan, olehnya itu pada moment 17 Agustus 2019 ini, kami mengekspresikan kekecewaan dengan cara aksi damai," jelasnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, dirinya mewakili APS dan masyarakat, berharap Kepada Bupati Sinjai untuk mengganti camat dan staff kecamatan Pulau Sembilan,

"Semoga dengan kejadian ini, Pak Bupati mengganti camat dan staff kecamatan Pulau Sembilan yang tidak pernah Berkantor. Terlebih, kejadian malas berkantor telah terjadi di Era Pemerintahan Sabirin Yahya-A.Fajar Yanwar," ungkapnya.

Salah Satu Tokoh Adat Desa Pulau Harapan, Abdullah, mengapresiasi, aksi yang dilakukan APS pasalnya kata Abdullah, Camat Pulau Sembilan sudah sangat keterlaluan, bertahun-tahun melalaikan tugas.

"Saya sangat bangga, karna anak-anak saya ini masih peduli dengan kampung halamannya, saya rasa camat seperti itu memang sudah tidak bisa di kasih ruang di Pulau Sembilan," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan Camat Pulau Sembilan A Aditya Putra belum memberikan konfirmasinya.(Jft/MNC)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...