9 April 2020

Darurat Pemuda Indonesia, Menpora Diminta Bekukan KNPI

KONFRONTASI - Para OKP dan beberapa DPD KNPI mendesak Menpora untuk segera membekukan organisasi ini serta melaksanakan Kongres Luar biasa (KLB) secepatnya. Pasalnya, sebagian dari pimpinan OKP dan DPD tingkat I menarik dukungan kepada Ketua Umum DPP KNPI hasil Kongres Papua, M. Rifai Darus. 

Sekretaris Majelis Pemuda Indonesia KNPI (MPI KNPI) 2008/2014, mewakili OKP yang tergabung dalam Darurat Pemuda Indonesia, Frans Islami mengatakan, bukan rahasia umum jika periode 2008-2011, KNPI mengalami dualisme kepemimpinan hasil kongres Bali dan dan kongres Ancol. 

Rifai Daus selaku ketum hasil Kongres Papua, dinilainya telah menghilangkan dua sejarah kepengurusan. Kepengurusan 2008-2011 di bawah Ketua Umum versi Munas Bali, Aziz Syamsudin dan Kepengurusan DPP KNPI Periode 2011-2014 di bawah Taufan EN Rotorasiko. 

"Perlu dicatat bahwa Kongres Sahid berhasil menyatukan Kongres Bali dan Kongres Ancol," tegas Frans.

Selain mengaburkan sejarah kepengurusan saat ini, menurut Frans, Rifai Darus sebagai ketum KNPI periode ini telah melanggar AD/ART organisasi dan tak sesuai konstitusi. Terbukti, tidak sedikit pengurus DPP saat ini usianya melebihi 40 tahun dan rangkap jabatan di organisasi yang menaunginya.

Demi marwah KNPI sebagai wadah berhimpun para pemuda Indonesia, Frans menegaskan bahwa organisasi-organisasi kepemudaan OKP harus mengambil sikap atas arogansi kekuasaan Rifai Darus dengan mengadakan cabut mandat ketua umum periode 2014 - 2017 itu. Disamping itu juga perlu segera dilakukan KLB untuk memilih ketua umum KNPI yang baru.

Frans menambahkan, rencananya KLB KNPI itu disepakati akan digelar di Jakarta pada 1 Juni mendatang.[ian/rm]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...