15 October 2018

Rakyat Juga Tahu Prabowo Korban Kebohongan Ratna

KONFRONTASI-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakin elektabilitas Prabowo-Sandiaga tetap naik meski menjadi korban kebohongan aktivis Ratna Sarumpaet. Menurut dia, rakyat tahu bahwa Prabowo dan kubunya tak tahu bahwa cerita yang dilakukan Ratna adalah karangan belaka.

Direktur Pencapresan PKS, Suhud Alynudin mengatakan, pihaknya yakin bahwa suara pendukung Prabowo-Sandi tak akan beralih. Kendati dalam kasus itu, Prabowo ikut dilaporkan ke polisi.

"Kami yakin tidak. Karena masyarakat dapat melihat dan menilai secara langsung bahwa Pak Prabowo itu juga korban dari kebohongan RS," jelasnya.

Suhud pun mendukung langkah Partai Gerindra yang telah melaporkan Ratna Sarumpaet terkait kasus ini. Ratna dilaporkan karena dinilai telah merugikan Gerindra atas kebohongan yang dilakukannya.

"Kami di PKS menghormati sikap yang diambil Partai Gerindra," kata Jubir Prabowo-Sandiaga itu.

Diketahui, Prabowo ikut terseret dalam kasus kebohongan penganiayaan yang dialami aktivis Ratna Sarumpaet. Ratna Sarumpaet mengaku dipukuli orang tak dikenal di Bandung pada 21 September yang menyebabkan mukanya bengkak dan memar.

Prabowo pun bereaksi atas apa yang menimpa Ratna dan langsung menggelar jumpa pers usai bertemu Ratna.

Namun dua hari kemudian, setelah Prabowo jumpa pers, Ratna Sarumpaet mengaku telah berbohong. Wajahnya memar dan bengkak bukan karena dipukuli tapi efek operasi plastik.

Prabowo dan koalisinya akhirnya minta maaf. Bahkan Ratna ditangkap polisi karena disebut membuat onar dan melanggar UU ITE.

Polemik tak sampai di situ, Prabowo dan sejumlah orang dalam koalisi Prabowo-Sandi kemudian ikut dilaporkan ke polisi karena diduga ikut menyebarkan kabar bohong. [mr/mdk]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...