25 September 2018

Prabowo Sudah Beri Sinyal Rizal Ramli jadi Cawapresnya 2019. PKS dan PAN Sebaiknya Rasional, Realistis dan Obyektif

KONFRONTASI- Aksi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang memperkenalkan ekonom senior Rizal Ramli sebagai calon presiden merupakan sinyal politik jelang Pilpres 2019.  Dalam hal ini, PKB, Demokrat, PKS dan PAN Sebaiknya rasional, realistis dan obyektif untuk menerima sinyal Prabowo itu daripada  tak punya kandidat yang kuat untuk menghadapi Jokowi. Hanya duet Prabowo-RR yang mampu mengalahkan Jokowi-Mahfud atau Jokowi-Budi Gunawan atau Jokowi-Muldoko.  Demikian pandangan  akademisi Unhan/UGM Aris Arif Mundayat PhD dan tokoh Persatuan Alumni GMNI  Nehemia Lawalata.

Aksi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang memperkenalkan ekonom senior Rizal Ramli sebagai calon presiden merupakan sinyal politik jelang Pilpres 2019, dimana PRabowo ingin berduet dengan Rizal Ramli (RR).

Simak ini: https://www.kompas.tv/content/article/28266/video/berita-kompas-tv/ratus...

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menghadiri deklarasi buruh KSPI di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5/2018).

 Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) menyarankan Prabowo Subianto menggandeng ekonom Rizal Ramli sebagai calon wakil presiden. "Cawapres, kalau bisa dipertimbangkan oleh partai politik dan disetujui Pak Prabowo sebagai calon presiden, Rizal Ramli adalah satu sosok yang tepat," kata Presiden KSPI Said Iqbal seusai deklarasi dukungan Prabowo sebagai capres di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5/2018).

Hasil gambar untuk prabowo dan rizal ramli

Said mengatakan, Rizal Ramli merupakan sosok ekonom yang kebijakannya mementingkan rakyat kecil.

Hasil gambar untuk sandiaga uno dan rizal ramli dan prabowo

Prabowo akan menang bila menggandeng Rizal Ramli (RR) sebagai Cawapres. Setidaknya ada tiga alasan mengapa ekonom senior itu menjadi faktor penentu kemenangan Prabowo atas Jokowi.

 

Pertama. RR merupakan ekonom di Indonesia yang paling paham kelemahan pembangunan ekonomi Jokowi yang Neoliberal. Ketidakpuasan publik terhadap kinerja ekonomi Neolib Jokowi, akan bermuara kepada sosok ekonom yang mereka anggap paling mampu memperbaikinya.
 
Kedua, kecewa dan tak puas dengan pembangunan infrastruktur Jokowi yang tidak berhubungan dengan membaiknya perekonomian mereka, daya beli rakyat tidak membaik, impor pangan semakin gencar, ketimpangan pendapatan tetap tinggi, dan pertumbuhan ekonomi stagnan 5 persen. Pada saat yang sama mereka melihat dan membaca RR banyak memberikan solusi-solusi terobosan untuk atasi semua masalah ekonomi tersebut.
Ketiga,  RR adalah simbol keberpihakan rakyat, hal ini dibuktikan dalam rekam jejak sebagai tokoh pergerakan selama 40 tahun, sejak 1978. Dengan menyingkirkan RR dari kabinet, sama saja Jokowi menghilangkan simbol keberpihakan rakyat dari pemerintahannya. Hal ini terutama tergambar jelas dari kasus Reklamasi Teluk Jakarta. Publik seluruh Indonesia paham benar bahwa RR direshuffle oleh Jokowi setelah berani hentikan reklamasi Pulau G milik Agung Podomoro karena alasan teknis (pipa gas dan PLN) dan kerakyatan (nelayan). Perlu diingat isu reklamasi terbukti sangat ampuh ketika diangkat oleh Anies Baswedan mengalahkan Ahok di Pilkada DKI Jakarta tahun lalu. RR adalah pemilik saham terbesar atas isu reklamasi ini, bukan Anies. Dan isu reklamasi jelas akan muncul lagi saat Pilpres 2019

 

Keempat, bangsa ini membutuhkan negarawan berkapasitas internasional yang mampu mengimbangi agresivitas Republik Rakyat Tiongkok (RRC/China). Apalagi setelah pemimpin RRC, Xi Jinping dimungkinkan menjabat lebih dari dua periode oleh Kongres Nasional PKC. RR dinilai dapat mengimbangi Xi, karena RR adalah penasehat ekonomi PBB bersama tiga orang peraih Nobel Ekonomi.Publik melihat Jokowi sangat lemah dalam melakukan negosiasi dengan pemerintah RRC (China). Terutama terlihat dari masih maraknya isu membanjirnya tenaga kerja asal Tiongkok di Indonesia, yang sangat meresahkan publik. Terkait kisruh Laut Cina Selatan pun, posisi pengakuan Indonesia atas Laut Natuna Utara juga masih diingat publik sebagai inisitatif RR sejak saat masih menjabat Menko Kemaritiman Jokowi.
Meski saat ini nama RR belum dimasukkan dalam kuisioner di sejumlah lembaga survei, namun Herdi, Lawalata dan Reinhard sangat yakin ke depan nama Rizal Ramli bakal terpasang dan melenggang naik. Namun demikian, duet Prabowo-RR bisa terjadi kalau Jokowi tidak ambil RR selaku cawapresnya, dan itulah kemungkinan  tragedi akibat kegagalan ekonomi  dan isu agama/SARA era Jokowi. (fg)

 

 

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) menyarankan Prabowo Subianto menggandeng ekonom Rizal Ramli sebagai calon wakil presiden. "Cawapres, kalau bisa dipertimbangkan oleh partai politik dan disetujui Pak Prabowo sebagai calon presiden, Rizal Ramli adalah satu sosok yang tepat," kata Presiden KSPI Said Iqbal seusai deklarasi dukungan Prabowo sebagai capres di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5/2018). Said mengatakan, Rizal Ramli merupakan sosok ekonom yang kebijakannya mementingkan rakyat kecil.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KSPI Sarankan Prabowo Gandeng Rizal Ramli Jadi Cawapres", https://nasional.kompas.com/read/2018/05/01/19002791/kspi-sarankan-prabowo-gandeng-rizal-ramli-jadi-cawapres.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Laksono Hari Wiwoho

 

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) menyarankan Prabowo Subianto menggandeng ekonom Rizal Ramli sebagai calon wakil presiden. "Cawapres, kalau bisa dipertimbangkan oleh partai politik dan disetujui Pak Prabowo sebagai calon presiden, Rizal Ramli adalah satu sosok yang tepat," kata Presiden KSPI Said Iqbal seusai deklarasi dukungan Prabowo sebagai capres di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5/2018). Said mengatakan, Rizal Ramli merupakan sosok ekonom yang kebijakannya mementingkan rakyat kecil.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KSPI Sarankan Prabowo Gandeng Rizal Ramli Jadi Cawapres", https://nasional.kompas.com/read/2018/05/01/19002791/kspi-sarankan-prabowo-gandeng-rizal-ramli-jadi-cawapres.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Laksono Hari Wiwoho
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  



Berita lainnya

loading...