Pilih Agus Gumiwang, Jokowi Incar Suara di Jabar?

KONFRONTASI-Langkah Presiden Joko Widodo menunjuk Agus Gumiwang Kartasasmita menggantikan Idrus Marham sebagai Menteri Sosial dianggap punya tujuan lain. Agus yang juga politikus Partai Golkar dinilai bisa meredakan ketegangan di internal partai dan mendongkrak perolehan suara bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jawa Barat saat Pilpres 2019.

"Dari proses pemilihan Agus ini jadi ada dua kepentingan. Pemerintah penting untuk mengamankan suara di Jawa Barat sementara di Golkar penempatan Agus penting untuk menjaga harmoni di faksi-faksi," kata Peneliti CSIS Arya Fernandes di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/8).

Jawa Barat memang memiliki basis pemilih yang tinggi saat pemilu. Berkaca dari Pilpres 2014 lalu, kata Arya, meski keluar sebagai pemenang, Jokowi justru kalah telak dari lawannya pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Jawa Barat.

Arya menilai Agus dipilih bukan hanya untuk memenuhi jatah kursi menteri bagi Partai Golkar yang menjadi mitra koalisi, tetapi bisa jadi strategi Jokowi untuk menarik suara dari Jawa Barat. 

"Jabar memang satu provinsi di mana Jokowi punya tantangan yang tidak mudah karena selisih antara Jokowi dan Prabowo sampai 20 persen pada pemilu sebelumnya. Jadi menempatkan orang yang punya asosiasi atau hubungan dengan Jawa Barat itu juga termasuk strategi," kata Arya.

"Makanya pelantikan Pak Agus dilakukan dengan sangat cepat, begitu juga pernyataan Idrus mundur juga dilakukan dengan cepat itu adalah usaha agar Golkar bisa aman juga selamat dari efek negatif. Pemerintah pada saat yang sama juga tidak mendapatkan efek negatif dari isu-isu korupsi," ujar Arya.

Agus Gumiwang Kartasasmita dilantik menggantikan Idrus Marham pada 24 Agustus. Idrus mengundurkan diri karena menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU Riau-1.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA