17 February 2020

Ingin Dialog dengan Anak Muda, Sandi Malah Diserbu Emak-emak

KONFRONTASI-Calon Wakil Presiden RI nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, dijadwalkan melakukan kampanye hari ini, Kamis 27 September 2018, dengan berdialog bersama anak muda milenial. Dialog ini dilakukan di Kafe Satu Atap, Jalan Pacar No.2, Surabaya, Jawa Timur.

Alih-alih bertemu kaum milenial, Sandiaga justru diserbu emak-emak yang juga hadir di lokasi. Emak-emak ini tampak antusias, mengikuti pemaparan Sandiaga. Mereka mengeluhkan kepada Sandi, terkait harga pangan seperti ayam dan telur ayam yang harganya melonjak.

"Tadi saya mendengar emak-emak di sini juga mengeluhkan harga pangan khususnya ayam dan telur. Ini akan menjadi perhatian kami. Kami akan revisi harga ayam dan telur yang terus merangkak naik karena ini menghantam langsung emak-emak. Padahal, kita tahu bahwa ayam adalah sumber protein termurah untuk masyarakat menengah ke bawah," kata Sandi.

Dalam mengatasi masalah kenaikan harga tersebut, menurutnya, diperlukan kerja sama dari semua pihak. Termasuk juga anak muda atau kaum milenial, yang harus bisa mengambil peran dalam mengatasi masalah ekonomi.

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Hipmi ini menambahkan, milenial memiliki peranan penting dalam mengembangkan potensinya untuk menjadi bagian dari solusi permasalahan ekonomi bangsa.

Sandi berharap, generasi milenial Surabaya mampu berkontribusi, mampu membuka lapangan kerja dan tidak harus merasa kesulitan mencari karier karena bisa menjadi seorang pengusaha.

"Dan seorang entrepreneur itu adalah soal mindset. Cara kita berpikir positif. Cara kita melihat peluang dalam setiap kesempatan. Jangan lupa juga pegang 4 As yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Insya Allah kita semua akan sukses jika fokus dan menerapkan 4 kartu As ini," jelasnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI itu berharap, permasalahan ekonomi di masa depan khususnya menyangkut harga kebutuhan pokok, mampu diselesaikan bersama-sama masyarakat. Dengan penyederhanaan alur distribusi dan tumbuhnya iklim berwirausaha yang baik, diharapkan dapat tercipta Indonesia yang adil dan makmur.

"Saya meyakini Indonesia akan menuju visi kemerdekaannya yaitu masyarakat yang adil dan makmur," katanya. (Mr/viva)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...