12 November 2019

Gerakan Mahasiswa Ingatkan Kelemahan rezim Jokowi

KONFRONTASI- Indonesia membusuk akibat kelemahan Jokowi selaku presiden. Gerakan mahasiswa yang didukung komponen lainnya seperti buruh, petani dan rakyat untuk menurunkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membesar. “Sejarah membuktikan bahwa gerakan-gerakan kecil seperti ini secara sistematis pasti akan terus membesar,” kata pengamat politik dari Renaissance Foundation Amir Hamzah kepada pers,Selasa (17/3).
Menurut Amir, proses untuk membesarkan gerakan-gerakan seperti ini antara lain akan ditentukan akan seberapa besarnya elemen mahasiswa dari perguruan tinggi dalam membangun dan memperkuat jaringan komunikasi dan jaringan kerja antara mereka.

“Melalui jaringan komunikasi dan jaringan kerja ini elemen mahasiswa tersebut dapat menjelaskan secara terbuka gagasan dan argumentasi mereka untuk menurunkan Jokowi,” paparnya.
Kata Amir, gerakan mahasiswa untuk menurunkan Jokowi akan mendapat sambutan dari buruh dan komponen lainnya jika disampaikan secara mudah dan argumentatif.
“Pada titik tertentu apabila gerakan ini dapat mengundang simpati dan dukungan dari kaum buruh dan komunitas pemuda di luar kampus maka kemungkinan berikutnya kelompok usaha menengah dan bawah yang sekarang mulai merasa kecewa dan didzolimi oleh kebijakan Jokowi juga ikut bergabung mendukung keinginan elemen mahasiswa tersebut,” paparnya.
Lanjut Amir, ketika aspirasi mahasiswa diterima oleh kaum buruh, komunitas kaum muda di luar perguruan tunggi serta komunitas usaha menengah dan bawah yang merupakan bagian terbesar dari struktur pengusaha indonesia maka partai politik baik yang ada di KMP maupun yang ada di KIH akan terangsang untuk mendukung keinginan mahasiswa.
“Bila hal demikian terjadi maka DPR memperoleh legitimasi konstitusional untuk mengusulkan kepada MPR guna melakukan persidangan untuk memakzulkan Jokowi,” pungkasnya.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...