18 January 2020

Fahri Hamzah Minta Jokowi Tak Intervensi MKD

Konfrontasi - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menanggapi pernyataan Presiden Jokowi yang meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mendengarkan suara publik.

"Susah ya, kalau saya dengar suara publik NTT kemarin marah Novanto diganti. Publik mana yang didengar pak Jokowi. Kalau publik NTT saya denger kemarin gak setuju pak Novanto diganti atau dihukum," kata Fahri digedung DPR, Rabu (16/12).

(Baca juga: Jokowi Minta MKD Dengarkan Suara Publik)

Fahri menyarankan para pejabat negara membiarkan MKD berproses secara independen tanpa tekanan dari berbagai pihak.

"Jadi sebaiknya kita ini para pejabat ini tahu diri dan membatasi diri. Jangan kita mengintervensi dan menggangu jalannya proses yang ada di DPR ini," ujarnya.

Seperti diketahui, siang ini MKD akan memutuskan kasus dugaan pelanggaran kode etik Ketua DPR Setya Novanto yang dilaporan oleh Menteri ESDM Sudirman Said.

Rencananya, jadwal sidang putusan tersebut dilakukan pukul 13.00 WIB. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...