Darmin Nasution Ungkap Ekonomi Bocor karena Hasil Devisa Tak Kembali

KONFRONTASI -  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menuturkan bahwa Indonesia mengalami kebocoran ekonomi. Kondisi ini menyebabkan, tabungan nasional (national saving) rendah.

Menko Darmin menjelaskan, kebocoran ekonomi disebabkan karena Devisa Hasil Ekspor (DHE) hanya sekitar 80% hingga 81% yang masuk dalam negeri. Dari total tersebut, baru 15% yang dikonversi menjadi Rupiah. 

Darmin Nasution dan Yasonna Bicara Perbaikan Iklim Usaha dan Revitalisasi Hukum

"Dalam kaidah ekonomi kalau devisanya tidak masuk itu bocor. Sehingga, satu mengurangi cadangan devisa juga mengurangi kemampuan penambahan uang beredar. Karena tambahan uang beredar itu akan langsung kalau valasnya masuk," kata Darmin dalam Diskusi Waspada Ekonomi di Tahun Politik, di Jakarta, Kamis (2/8/2018).

 

Darmin Nasution dan Yasonna Bicara Perbaikan Iklim Usaha dan Revitalisasi Hukum

Darmin melanjutkan, rendahnya tabungan nasional membuat kekuatan perbankan Indonesia untuk membiayai proyek pembangunan maupun aktivitas ekonomi lainnya. Sebaliknya, jika DHE 100% masuk ke Indonesia kemudian dikonversi menjadi Rupiah maka akan menciptakan pertumbuhan ekonomi dan menggerakkan perekonomian.

"Selama dia rendah, itu artinya kita selalu perlu modal asing untuk investasi untuk beli saham kita, investasi dan obligasi," jelas Darmin.(Jft/OkeZone)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA