22 January 2019

Bamsoet: Mendagri Harus Serius Tangani Kasus E-KTP

KONFRONTASI -  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo mengatakan, temuan ribuan keping kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) di Duren Sawit, Jakarta Timur, maupun di daerah lain harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet ini mengungkapkan ia sudah mendorong Komisi II DPR meminta penjelasan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo terkait tercecernya sejumlah E-KTP di Duren Sawit, maupun di beberapa tempat lainnya. "Ini harus menjadi perhatian serius," kata Bamsoet di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Menurut Bamsoet pimpinan parlemen sudah meminta Komisi II DPR memanggil pihak-pihak terkait termasuk juga perusahaan pengadaan E-KTP tersebut. "Supaya tidak dipolitisasi, tidak dijadikan isu politik menjelang pemilu," ucapnya.

Politisi Golkar ini mengimbau Mendagri Tjahjo untuk lebih serius mendalami kasus ini. Menurut dia, perlu dibentuk tim mengingat suara-suara di Komisi II DPR cukup nyaring untuk membuat semacam panitia khusus (Pansus).

"Namun, menurut saya, kalau itu sudah ditangani dengan baik sama Mendagri, tidak diperlukan pansus. Tapi kalau tidak, barangkali kawan-kawan di DPR akan mendorong itu," katanya.

Sebelumnya beberapa anak yang sedang bermain di wilayah Kampung Bojong Rangkong, RT 003/RW 011 Kelurahan Pondok Kopi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12) siang, menemukan ribuan keping E-KTP. Kartu tanda penduduk itu berada dalam karung beras.

Pihak kepolisian juga sudah mengambil tindakan mengamankan ribuan keping E-KTP tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan, ada 2.158 E-KTP yang ditemukan. “Benar, e-KTP itu ditemukan dalam karung beras berukuran 20 kilogram,” ujar Argo.(Jft/Hanter)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...