Anggota DPR ; Saran Rizal Ramli Jadi Bahan Fit And Proper Test OJK

KONFRONTASI-Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan, menanggapi saran Rizal. Menurut dia, pemilihan personel Pansel OJK adalah kewenangan Presiden RI. Namun, ia menghargai pendapat pribadi Rizal Ramli. Ia menganggap kritik Rizal mengenai daftar calon pimpinan OJK patut ditindaklanjuti.

"Pernyataan Pak Rizal akan menjadi bahan masukan. Akan didalami dalam fit and proper test yang belum kami mulai. Akan dilihat sosok para calon komisioner antara satu dan yang lain," ujar Heri kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu. Dia menjamin Komisi XI akan menilai secara adil. Artinya, calon anggota komisioner akan disodori pertanyaan-pertanyaan yang didapatkan dari hasil RDPU bersama para pakar dan tokoh industri perbankan. "Masukan dari para tokoh akademisi dan industri akan jadi salah satu bahan. Pasti akan ditanyakan bagaimana visi misi dan apa yang akan ditanyakan," ungkap Heri.

Ekonom senior, Rizal Ramli, mempertanyakan panitia seleksi (Pansel) pemilihan calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rizal melontarkan kritiknya di tengah rapat dengar pendapat (RDP) Komisi XI DPR RI dengan para ahli ekonomi, akademisi dan pelaku bisnis sektor perbankan. Rapat sedang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta.

"Dari dulu, dalam pemilihan Dewan Komisioner OJK, panselnya tidak pernah menteri, tapi yang independen. Jadi ini agak ajaib ya, kok panselnya menteri-menteri," ungkap mantan Menko Perekonomian itu.

Menurutnya, kehadiran menteri dalam Pansel Dewan Komisioner OJK merupakan masalah karena akan merusak independensi OJK yang menjadi pengawas dan berkaitan langsung dengan perbankan.

Ia juga menyorot 14 nama calon Dewan Komisioner OJK yang dihasilkan Pansel dan sudah dikirim ke DPR RI.  Sebagian besar mereka adalah kalangan birokrat. Baginya, kalangan birokrat terbiasa "jaim" atau "jaga image" yang bekerja asal tidak dipecat.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA