Agung Berharap Pilkada Serentak Sesuai Jadwal

Konfrontasi - Ketua Umum Golkar hasil Munas Jakarta, Agung Laksono mengharapkan pilkada serentak 2015 berlangsung sesuai jadwal, dan tidak terganggu temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas potensi kerugian negara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) senilai Rp334 miliar.

"(Temuan BPK) tidak boleh mengganggu (jadwal) yang sudah ada," kata Agung Laksono di Jakarta, Kamis (25/6).

Agung mengatakan pilkada telah disiapkan cukup matang dengan landasan hukum Undang-undang Pilkada dan Peraturan KPU yang cukup jelas.

Dia juga menekankan partainya yang tengah mengalami konflik internal, siap mengikuti pilkada serentak tahun ini.

Agung meminta seluruh pihak tidak menekan KPU atas temuan BPK itu, terlebih jika berujung pada penundaan pilkada serentak.

"Lebih baik kita memperkuat pilkada, agar menghasilkan kepala daerah yang berkompeten untuk membangun daerah. Kami siap, kami ingin menyukseskan pilkada," terang Agung.

Sebelumnya BPK melaporkan indikasi kerugian negara Rp334 miliar dalam audit KPU 2013-2014 kepada DPR RI.

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menyebut apabila temuan itu terbukti maka terdapat dua implikasi yakni bisa saja komisioner KPU diganti atau pelaksanaan pilkada serentak ditunda. (rol/ar)

 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA