10 April 2020

Pencerahan dari Masjid Al Aqsa Palestina : Pilih Prabowo atau Jokowi?

YERUSALEM- Memilih pemimpin antara prabowo dan jokowi. Tanggal 4.10.2018  (kamis malam) Saya dan beberapa sahabat mujahiddin Izzudin Al Qassam dgn menyamar sebagai penduduk biasa berada di Mesjid Al Aqso, Jerusalem.Selesai kami Sholat Isya..saya ingat bahwa indonesia sedang merencanakan pilpres 2019.

Entah kenapa saya terpikir untuk meminta petunjuk Allah siapa yg lebih baik sebagai pemimpin apakah prabowo ataukah jokowi di 2019-2024.

Saya obrol obrol dgn sahabat soal indonesia.banyak hal yg di ceritakan tentang indonesia.

Bangun tidur pukul 12.15 menit waktu jerussalem saya tahajud....sholawat, tawasul, berzikir dan berdoa semoga Allah memberikan petunjuk yang baik tentang presiden indonesia kedepan..

Selesai berdoa masih sholat dua raka'at sunnah biasa dan tahlil sampai membaca surah al syamsi beberapa kali berulang..
Baru tidur...

Mimpi itu di masjid Al Aqso begitu terang membuka tabir...Subhanallah..berkah sholat di tempat isro miraj luar biasa..

Saya tdk perlu menceritakan cerita mimpi seperti apa krn jadi panjang tulisan ini...

Tetapi intinya adalah prabowo lebih baik jika memimpin indonesia kedepan dan besar kemungkinan beliau terpilih sebagai pemimpin yg merubah tatanan pemerintahan dgn cara yg jauh berbeda dr presiden sebelumnya..

Tetapi..
Saya melihat bahwa jalan yg di tempuh prabowo banyak sekali ujianya untuk mencapai puncak kejayaan bangsa indonesia.

Ada byk tangan tangan kotor yg mencakar dan berusaha menolak beliau dengan segala tipu dayanya.
Mereka terlihat kejam berbuat apa saja agar beliau tdk bisa menjadi pemimpin.

Ada banyak bentuk peperangan dalam prosesnya bahkan perang sesama islam dengan kebencian di luar kontrol sehingga melalaikan hukum agamanya.

Tabir mimpi juga menjelaskan akan byk masalah besar menjelang pemilihan pilpres.saya tdk melihat masalah seperti apa itu.tetapi masalahnya itu rumit dan pelik.Susah saya menjabarkanya.

Yang jelas fitnah dimana mana,penipuan dimana mana dan permusuhan dimana mana.

Tetapi di akhir juga menjelaskan bahwa seorang prabowo memang lebih baik sebagai pemimpin walau dg tantangan sangat sangat luar biasa.
Wajah beliau itu tampak jelas,terang seolah saya berada di hadapanya langsung.Punya kharisma tinggi dan ada rasa terlindungi di dekatnya.

Dan mohon maap yg sebesar besarnya pada saudara saudari semua baik yang selama ini akrab atau tdk mengenal saya...

BISMILLAH YA ALLAH
Saya memilih prabowo sebagai pemimpin.

Kalah bukan berarti salah memilih dan menang bukan berarti tepat memilih.

Segalanya Allah pula yg menentukan hasilnya..
Apakah Allah menguji hambaNya dgn pemimpin yg buruk agar ingat kepada-Nya untuk Taubat ataukah Allah menguji hamba-Nya dgn pemimpin yg baik untuk pandai bersyukur ataukah tidak atas karunia-Nya.

Pada akhirnya kita semua tentu berharap pemimpin yg baik bagi rakyat dan itu dgn doa doa dan usaha yang di ridhoi Allah.

ﺍﻟﻠﻬﻢّ ﺻﻞِّ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤّﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤّﺪ، ﻛﻤﺎ ﺻﻠّﻴﺖ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ، ﺍﻟﻠّﻬﻢّ ﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤّﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤّﺪ، ﻛﻤﺎ ﺑﺎﺭﻛﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ


Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Kau sampaikan shalawat kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia. Ya Allah, berkahi Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau berkahi Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia.


ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﺎ ﺗُﺴَﻠِّﻂْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ - ﺑِﺬُﻧُﻮْﺑِﻨَﺎ - ﻣَﻦْ ﻟَﺎ ﻳَﺨَﺎﻓُﻚَ ﻭَﻟَﺎ ﻳَﺮْﺣَﻤُﻨﺎَ

Ya Allah ya Tuhan kami, janganlah Engkau kuasakan (jadikan pemimpin) atas kami—karena dosa-dosa kami—orang yang tidak takut kepadaMu dan tidak mempunyai belas kasihan kepada kami.

Ijinkan, saya memilih prabowo sebagai pemimpin.

CATATAN :

shalat di Masjid Al-Aqsha lebih utama 1.000 kali dibandingkan shalat di masjid lain


ﺃَﻥَّ ﻣَﻴْﻤُﻮﻧَﺔَ ﻣَﻮْﻟَﺎﺓَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻟَﺖْ ﻳَﺎ ﻧَﺒِﻲَّ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻓْﺘِﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺑَﻴْﺖِ ﺍﻟْﻤَﻘْﺪِﺱِ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺃَﺭْﺽُ ﺍﻟْﻤَﻨْﺸَﺮِ ﻭَﺍﻟْﻤَﺤْﺸَﺮِ ﺍﺋْﺘُﻮﻩُ ﻓَﺼَﻠُّﻮﺍ ﻓِﻴﻪِ ﻓَﺈِﻥَّ ﺻَﻠَﺎﺓً ﻓِﻴﻪِ ﻛَﺄَﻟْﻒِ ﺻَﻠَﺎﺓٍ ﻓِﻴﻤَﺎ ﺳِﻮَﺍﻩُ

Artinya : “ Sesunggunya Maimunah pembantu Nabi berkata, “Ya Nabiyallah, berilah kami fatwa tentang Baitul Maqdis”. Maka Rasulullah menjawab, “Bumi tempat bertebaran dan tempat berkumpul. Datangilah ia, maka shalatlah di dalamnya, karena sesungguhnya shalat di dalamnya seperti seribu kali shalat dari shalat di tempat lain ”. (HR Ahmad).

Intaha

_____________

Oleh: Von Edison Alouisci

Chanel telegram :
http://t.me/von_edison_alouisci

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...