17 November 2019

Nyinyir Banjir

Oleh: Tb Ardi Januar

Sejak siang tadi Jakarta diguyur hujan cukup lebat. Angin bertiup hebat, petir pun terus menggelegar dengan dahsyat. Imbasnya, banjir melanda di banyak tempat.

Hujan dengan intensitas deras, resapan air yang banyak berubah menjadi beton, datangnya banjir kiriman dari daerah tetangga dan lokasi yang berada di bibir pantai membuat Jakarta begitu akrab dengan genangan.

Hari ini pula Anies-Sandi menjadi sasaran empuk makian dan bully-an. Terutama oleh mereka yang sejak kemarin rada berharap Jakarta kebanjiran. Anies dicap gagal membenahi metropolitan. Mereka tak peduli jabatan baru diemban dua bulan.

Anies-Sandi tak perlu dibela soal musibah banjir yang menimpa. Mereka memang mendapat mandat untuk menata kota. Mereka harus mencari solusi untuk mengurangi derita warga. Dan persoalan banjir harus menjadi isu yang paling utama.

Namun kita juga perlu bersabar. Anies-Sandi tidak diam dan sedang berikhtiar. Anak buah dan pasukan sudah dia sebar. Untuk bertindak dan mencari jalan keluar.

Anies-Sandi fokuslah bekerja. Banting tulang dan putar kepala agar banjir tidak menggila. Jadikan kritik berita sebagai pemacu semangat dalam kerja. Abaikan mereka yang nyinyir di sosial media. Secara mereka masih berduka dan butuh tertawa untuk memulihkan jiwa.

Mas Anies, please jangan pura-pura naik gerobak sambil membawa rombongan media. Jangan pura-pura angkat karung pasir di samping rel kereta. Jangan pula berkata banjir lebih mudah diatasi bila menjabat sebagai kepala negara.

Bang Sandi, please jangan salahkan tumpukan kabel sebagai penyebab bencana. Apalagi menuduh ada sabotase tanpa berani menyebut nama. Andai banjir surut, jangan pernah menantang Tuhan untuk menurunkan hujan di langit Jakarta.

Teruslah bekerja sekuat tenaga. Libatkan para pakar ternama untuk menata kota. Serukan warga agar peduli menjaga lingkungan mereka. Jangan cari kambing hitam apalagi menggusur pemukiman rakyat jelata. Banjir adalah persoalan lama. Butuh terobosan dalam tata kota dan butuh kesadaran plus kesabaran para warga.

Anies-Sandi, kamu (harus) bisa…!

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...