Usai Pecat Ranieri, Ini Komentar Leicester City

Konfrontasi - Usai membawa Liecester City menjadi juara Liga Inggris 2015-16, ternyata tak menjamin posisi Claudio Ranieri sebagai manajer menjadi aman.

Jumat (24/2/2017) dinihari WIB, manajemen Leicester membuat keputusan mengejutkan memecat Ranieri.

Pemecatan tersebut tak lepas dari performa The Foxes yang terpuruk di Liga Inggris musim ini. Jamie Vardy cs hanya satu tingkat dan satu poin dari zona degradasi.

"Ini adalah keputusan tersulit yang harus kami buat dalam tujuh tahun sejak King Power mengambil kepemilikan Leicester City. Namun, kami berkewajiban menaruh kepentingan klub di atas segalanya, termasuk sentimen pribadi, tak peduli seberapa kuat itu," kata Wakil pemilik Leicester, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, di laman resmi klub.

"Claudio [Ranieri] membawa kualitas luar biasa ke kantornya. Kemampuan manajemen, motivasi, dan pendekatannya yang terukur telah dirasakan serta tertampung dalam pengalaman kaya, yang kami tahu akan dibawanya ke Leicester City."

"Tak pernah kami berharap bisa meraih kemenangan luar biasa tahun lalu harus diulangi musim ini. Namun mampu bertahan di Liga Primer Inggris adalah target kami satu-satunya," ucap Aiyawatt menambahkan.

"Sayangnya, sekarang kami menghadapi perjuangan sulit untuk meraih hal tersebut dan merasa perlu perubahan untuk memaksimalkan kesempatan dalam 13 matchday terakhir." (sklnws/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA