Tertangkap Kamera, Cristiano Ronaldo-Paulo Dybala Merasa Tak Didukung Gelandang Juventus

KONFRONTASI -   Dalam beberapa pekan terakhir, kinerja gelandang-gelandang Juventus mendapatkan sorotan negatif dari media Italia.

Para pemain tengah Juventus dinilai kurang banyak memberikan dukungan bagi Cristiano Ronaldo yang seperti bekerja sendirian sejak pergantian tahun.

Ukuran yang paling gampang adalah jumlah gol.

Para gelandang Juventus baru mencetak 5 gol di Liga Italia musim ini, padahal pada musim-musim sebelumnya mereka menyumbang dua digit gol.Sportmediaset bahkan pernah membuat artikel yang menyebut ketika Juventus menurunkan Miralem Pjanic, mereka justru seperti bermain dengan 10 orang karena sang gelandang nyaris tidak berguna.

Kritikan media Italia terhadap performa para gelandang Juventus ternyata tidak mengada-ada.

Pasalnya, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala sendiri mengeluhkan kondisi itu.

Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala merasa tak didukung oleh para pemain tengah Juventus.
Keduanya tertangkap kamera berbicara soal penampilan gelandang-gelandang Juventus di terowongan sebelum masuk lapangan untuk laga babak kedua melawan Olympique Lyon.

Juventus kalah 0-1 dari Lyon pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada 26 Februari lalu.

CR7 dan Dybala tampaknya tidak sadar ada kamera di belakang mereka saat saling berbicara dalam Bahasa Spanyol.

"Kita ditinggal sendirian di luar sana, para gelandang tidak memberi kita dukungan," keluh Ronaldo.

"Tidak ada yang mendapatkan bola," balas Dybala.

"Setuju, bahkan tidak mendapatkan bola-bola kedua, tidak ada sama sekali," timpal Ronaldo lagi.

    Intervallo di lione-Juve, Ronaldo: " i centrocampisti non ci danno abbastanza supporto, siamo da soli"
    Dybala: "non la prende nessuno"
    Ronaldo: " si anche sulle seconde palle, niente" pic.twitter.com/hmD4VlOD45
    — emilio (@emi_80_te) February 29, 2020

Juventus mengalami kesulitan akhir-akhir ini.

Dalam 7 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Si Nyonya Tua kalah 3 kali dan hanya menang 3 kali.

Dua dari tiga kemenangan itu hanya diperoleh dari dua tim peringkat terbawah klasemen Liga Italia, Brescia dan SPAL.(Jft/ColaSport)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA