AS Roma: Liverpool Lemah di Belakang tapi Bahaya di Depan

Konfrontasi - AS Roma kini bisa fokus sepenuhnya ke duel lawan Liverpool. Eusebio Di Francesco menilai Liverpool punya celah, tapi di sisi lain amat berbahaya di lini depan.

Roma baru saja memetik bekal berharga untuk dibawa ke laga lawan Liverpool. Giallorossi memetik kemenangan telak 3-0 atas SPAL, Sabtu (21/4/2018) malam WIB, dengan tampil tanpa sejumlah pemain kunci.

Kini Edin Dzeko dkk. sudah bisa sepenuhnya fokus ke duel leg pertama semifinal Liga Champions lawan Liverpool di Anfield, Rabu (25/4) dinihari WIB. Sang lawan justru memetik hasil kurang maksimal di partai teranyarnya, usai diimbangi tim juru kunci yakni West Bromwich Albion.

Pelatih Roma Eusebio Di Francesco menilai Liverpool sejatinya tak terlalu solid dalam bertahan. Namun dia mengakui tim arahan Juergen Klopp itu punya orientasi amat ofensif: tak masalah kebobolan berapapun selama bisa bikin gol lebih banyak.

Di Premier League, Liverpool merupakan tim terproduktif kedua dengan 80 gol. Namun mereka sudah kebobolan 37 kali, yang mana terburuk di antara tim-tim lima besar.

"Mereka sebenarnya tak terlalu solid di pertahanan. Tapi Liverpool adalah tipe tim yang kalau mereka bikin enam gol dan kebobolan tiga, mereka sudah senang," kata Di Francesco kepadaMediaset Premium seperti dilansir Football Italia.

"Sementara kami memulai dengan bertahan sebagai sebuah tim dan baru kemudian mengarah ke pergerakan menyerang. Bagaimanapun Liverpool adalah sebuah tim dengan kualitas besar."

"Leg pertama digelar tandang dan itu bisa menjadi sebuah keuntungan, tapi juga membuat persiapan taktik menjadi sangat sulit. Saya sudah tahu susunan starternya nanti, semua sudah direncanakan, tapi saya takkan bilang ke kalian. Saya cuma bisa bilang Edin Dzeko akan bermain," tandasnya. (dtk/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA