PSG Melaju ke 32 Besar Piala Prancis

Konfrontasi -  Juara bertahan Paris Saint Germain (PSG) meraih kemenangan 1-0 di markas tim strata keempat Wasquehal pada Minggu (3/1) untuk mencapai putaran 32 besar Piala Prancis, sedangkan Lyon dan Monaco mencatatkan kemenangan besar atas tim-tim amatir.

Tandukan Zlatan Ibrahimovic menyambut umpan silang Marco Verratti pada menit ke-60 membuat sang pemuncak klasemen Liga Prancis itu memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka di kancah domestik musim ini.

Tandukan Zlatan Ibrahimovic menyambut umpan silang Marco Verratti pada menit ke-60 membuat sang pemuncak klasemen Liga Prancis itu memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka di kancah domestik musim ini.

"Kembali ke kompetisi selalu menjadi bagian tersulit, bahkan dengan kondisi-kondisi cuaca yang menyulitkan," kata Blanc setelah PSG memainkan pertandingan kompetitif pertamanya menyusul libur musim dingin di Prancis, yang mereka manfaatkan dengan melakukan pemusatan latihan di Qatar.

"Kami ingin bermain lebih baik untuk memastikan beberapa hal dengan lebih cepat dan membuat sejumlah hal menjadi lebih mudah, namun kami tidak mampu melakukannya sore ini." "Hal terpenting adalah untuk bergerak maju dan kami telah melakukannya." Di tempat lain, Lyon mengukir start menjanjikan di bawah pelatih baru Bruno Genesio ketika Maxwell Cornet dan Rachid Ghezzal masing-masing mengemas dua gol, sedangkan Claudio Beauvue, Sergi Darder, dan Corentin Tolisso juga mencatatkan nama di papan skor saat mereka menghancurkan tim divisi kelima Limoges dengan skor 7-0.

Monaco mencatatkan dua dijit berkat kemenangan 10-2 atas tim strata ketujuh Saint-Jean-Beaulieu pada "derby" lokal, ketika Lacina Traore mengemas empat gol di babak pertama sebelum ia diusir keluar lapangan akibat berseteru saat turun minum.

Pada pertandingan antara tim-tim strata tertinggi, Marseille menang adu penalti 3-1 di markas Caen setelah pertandingan tetap tidak menghasilkan gol setelah 90 menit dan waktu tambahan di Normandia.

Marseille, yang memiliki rekor koleksi juara di turnamen ini yakni sepuluh kali keberhasilan namun belum pernah lagi menjadi juara sejak 1989, bangkit setelah kehilangan bek asal Belanda Karim Rekok yang diusir keluar lapangan pada babak kedua, ketika kiper Steve Mandanda menggagalkan tiga tendangan penalti.

Saint-Etienne diancam oleh Raon-l'Etape, ketika tim Ligue 1 itu dipaksa memainkan adu penalti menyusul hasil imbang 1-1, namun mereka kemudian menang 4-3 di adu penalti atas lawannya yang berasal dari strata kelima itu.

Bordeaux bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan tim srata ketiga Frejus Saint-Raphael dengan skor 3-2 di mana Diego Rolan mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90 bagi tim tamu, setelah Cheick Diabate dua kali menyamakan kedudukan untuk pasukan Willy Sagnol.

Montpellier, yang kini dilatih duet Pascal Baills dan Bruno Martini setelah pengunduran diri Rolland Courbis pada bulan lalu, melewati tim divisi kelima Epernay dengan kemenangan 1-0 berkat gol di babak kedua dari Mustapha Yatabare.

Benjamin Jeannot mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu untuk Lorient, ketika mereka menyingkirkan tim Ligue 2 Tours dengan skor 3-2, sedangkan Lille menang 1-0 atas Amiens, dan Guingamp menang mudah 4-0 atas tuan rumah Chantilly. (akl/ar)

Undian untuk putaran selanjutnya akan berlangsung pada Senin malam sebelum pertandingan terakhir putaran 64 besar, pertandingan antara sesama tim Ligue 1 yakni Nice dan Rennes di Cote d'Azur.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA