7 December 2019

Pesepak Bola Alfin Lestaluhu Meninggal Dunia, Ini Penyebabnya

KONFRONTASI -   Pemain tim nasional sepak bola U-16, Alfin Farhan Lestaluhu telah dimakamkan di kampung halamannya di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (1/11/2019) siang. Alfin mengembuskan napas terakhir saat sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Kamis malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Ketua Asprov PSSI Maluku Sofyan Lestaluhu mengungkapkan, sebelum dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita,

Alfin sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Royal Progres selama lebih kurang lima hari. Menurut Sofyan, dari hasil diagnosa dokter, Alfin terserang infeksi radang otak. Penyakit itu lah yang kemudian menyebabkan Alfin meninggal dunia. “Hasil diagnosa dokter, Alfin ini dia didiagnosa punya infeksi pada radang otak,” kata Sofyan kepada Kompas.com, Jumat. Baca juga: Keluarga dan Puluhan Kerabat Sambut Jenazah Alfin Lestaluhu di Bandara Pattimura Sofyan menjelaskan, sebelum dirujuk ke rumah sakit di Jakarta, bek timnas U-16 itu juga sempat dirawat di Rumah Sakit dr Ishak Lestaluhu yang berada di lokasi pengungsian korban gempa di desa tersebut.

Selanjutnya, Alfin dirujuk lagi ke rumah sakit dr Latumeten Ambon. Namun, karena keterbatasan fasilitas, Alfin kemudian dibawa ke Jakarta. “Pernah dirawat di RS Tulehu pengobatan hanya biasa kan. Untuk mendeteksi penyakit itu harus lewat laboratorium, terus dia dibawa ke Ambon, tapi di Ambon juga alatnya kan tidak terlalu canggih, jadi harus dirawat di Jakarta,” kata Sofyan. Terkait kepergian Alfin, Sofyan memastikan PSSI telah melakukan semua yang terbaik. Menurut dia, sejak Alfin dirawat di RS dr Latumeten hingga dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita, semua difasilitasi langsung oleh PSSI.

“Jadi PSSI sudah berbuat maksimal, sudah melakukan pengobatan sampai memfasilitasi Alfin dibawa ke Jakarta, sampai proses pulang ke Ambon ini juga tanggung jawab PSSI,” kata Sofyan. Sofyan mengatakan, kepergian Alfin membuat warga Maluku khususnya warga sepak bola di Tanah Air sangat merasakan kehilangan. “Ini kesedihan bagi kita insan sepak bola di Maluku. Selain membanggakan kita orang Maluku dia juga membanggangkan Indonesia, ini suatu pukulan dan kehilangan bagi kita masyarakat sepak bola,” kata Sofyan.(jft/BolaSport)

 

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...