24 February 2019

Masih di Jalur Merah, 4 Rekrutan Anyar AS Monaco Belum Ada Hasil

Konfrontasi - Rasa frustrasi terus menyelimuti AS Monaco. Meski sudah merekrut empat pemain selama bursa musim dingin, Les Monegasques belum juga terbebas dari keterpurukan.
 
Harapan keluar dari zona degradasi kembali terhambat karena gagal meraih poin penuh. Monaco telah melakukan banyak hal untuk memperbaiki prestasi. Delapan kali jawara Ligue 1 itu sudah memecat pelatih Leonardo Jardim dan menggantinya dengan Thierry Henry pada 13 Oktober 2018. 
 
Kemudian merekrut Lyle Foster, Naldo, Fode Ballo-Toure, dan Cesc Fabregas pada Januari ini. Namun, semua itu belum juga membawa perubahan yang diinginkan Monaco. Klub yang terakhir kali merajai Prancis pada 2016/2017 itu masih saja terjebak di zona merah. Itu karena mereka melewati empat laga terbaru Ligue 1 tanpa kemenangan.
 
Setelah dihabisi Olympique Lyonnais (0-3) dan Guingamp (0-2) yang sesama tim pesakitan, Monaco ditahan Olympique de Marseille (1-1), dan terbaru bermain 1-1 kontra Nice OGC di Stade Louis II, Kamis (17/1). Meski tampil di kandang dan unggul pemain setelah Ihsan Sacko dikartu merah pada menit ke-45, Monaco tidak mampu meraih poin penuh. 
 
Tuan rumah tertinggal dulu dan hampir saja kalah. Nice menggebrak lewat gol Allan Saint-Maximin pada menit ke-30. Monaco memang bisa membalas setelah Benoit Badiashile meneruskan umpan Rony Lopes pada menit ke-50. Tapi, senyum Jemerson dkk sempat hilang lantaran Nice mendapat hadiah penalti pada menit ke-77.
 
Beruntung, Maximin batal mengonversinya menjadi gol. Henry sejatinya sudah melakukan upaya dengan menurunkan penyerang andalannya, Radamel Falcao, pada menit ke-71. Tapi, hadirnya pemain yang musim ini sudah mencetak tujuh gol di Ligue 1 itu tidak memberi banyak pengaruh. 
 
Imbasnya, Monaco membukukan rekor yang tidak diinginkan, yaitu belum pernah menang selama 10 laga kandang awal di Ligue 1, yakni empat imbang dan enam kalah. Itu pertama kalinya terjadi sepanjang sejarah. Selain itu, Monaco tidak beranjak dari 19 klasemen sementara Ligue 1 dengan 15 poin. 
 
Mereka kini tertinggal tiga poin dari zona aman. “Saya tidak bisa melakukan apa yang diinginkan tim ini. Anda sudah menyaksikan tiga pertandingan terakhir kami. Tapi, saya merasa kami masih punya harapan (keluar dari zona degradasi),” ucap Henry dilansir The Guardian. 
 
Hasil ini sekaligus membuat reuni pertama Henry dengan Patrick Vieira sebagai pelatih terasa hambar. Mantan rekan setimnya waktu di Arsenal itu merupakan nakhoda Nice. “Ini terasa aneh, benar-benar aneh. Ketika melihatnya keluar dari kamar ganti, ini terasa aneh. Dia melakukan apa yang harus dilakukan. Namun, tetap saja terasa aneh,” kata Henry. (sndo/mg)
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...