Ketika Benzema Merasa Kesepian di Lini Depan Real Madrid

Konfrontasi - Karim Benzema merupakan pemain vital di lini depan Real Madrid sepeninggal Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus pada 2018 lalu.

Selama berada di bawah asuhan Julen Lopetegi dan Zinedine Zidane, penyerang muslim itu tak pernah bermain sebagai seorang 'figuran' lagi. Dia justru selalu terpilih sebagai aktor utama Los Blancos untuk mengisi posisi penyerang.

Berkat ketajaman dan hasrat Benzema yang besar dalam mencetak gol, Lopetegui maupun Zidane selalu memberikan kesempatan kepadanya untuk bermain. Dalam dua musim terakhir, Benzema telah mencatatkan namanya sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak dan kerap menggarisbawahi namanya sebagai pahlawan klub.

Begitu pula yang terjadi pada musim ini. Benzema sepertinya tak pernah kehilangan hasratnya untuk mengantarkan timnya meraih hasil memuaskan setiap menjalani pertandingan.

Dalam 33 pertandingan yang telah dijalani di semua kompetisi musim ini, Benzema telah membukukan 19 gol dan delapan assist. Tapi di balik penampilan impresif pemain brewok tersebut, Benzema sepertinya merasa kesepian di lini depan Madrid.

Pasalnya, sejak kepergian Ronaldo, tidak ada yang berbagi tugas untuk memikul tanggung jawab sebagai pencetak gol bersama Benzema. Awalnya, Gareth Bale dan Eden Hazard diproyeksikan dapat membantu Benzema.

Namun Bale maupun Hazard justru lebih sibuk fokus pada proses pemulihan cedera yang dialaminya. Bale sendiri hanya berhasil mengumpulkan 17 gol dalam dua musim terakhir.

Jumlah tersebut jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan Sergio Ramos. Kapten Madrid itu sukses membukukan 18 gol. Sedangkan di musim ini, bek tangguh itu sudah mengumpulkan lima gol di kompetisi domestik (Liga Spanyol).

Lantas, siapa yang tepat untuk menjadi pendamping Benzema di lini depan Madrid. Sejauh ini ada dua pemain yang dirumorkan sedang didekati klub, yakni Kylian Mbappe dan Erling Haaland. (snd/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA