Isco Kini Senang Bersama Real Madrid

KONFRONTASI - Isco meredup kala Real Madrid ditangani Rafael Benitez. Di tangan Zinedine Zidane, pemain 24 tahun itu cemerlang sehingga beberapa klub besar Eropa berniat memboyongnya. Namun, ia menegaskan bahagia bersama Los Blancos.

Didatangkan dari Malaga pada 2013, ketika Real Madrid ditukangi Carlo Anceloti, mantan pemain Valencia itu tidak selalu mengisi starter karena harus bersaing dengan nama-nama terkenal seperti Toni Kroos.

Begitu pula saat Benitez menjadi juru taktik El Real, menggantikan Anceloti, sehingga pemain Timnas Spanyol itu kerap diisukan akan hengkang.

Namun, kedatangan Zidane sebagai pelatih baru Januari lalu membawa angin segar bagi Isco.

Pemain kelahiran 21 April 1992 ini kerap menjadi pilihan di tim utama yang akhirnya berjasa mengantarkan Madrid meraih gelar juara Liga Champions musim ini, setelah mengalahkan Atletico Madrid di final, Minggu (29/5/2016).

Pencapaian luar biasa itu pun membuat Isco enggan meninggalkan Los Blancos.

Dari data Transfermarkt, Isco tampil 43 kali dengan total menit 2.627. Dari data itu, 30 kali di antaranya sebagai starter dan 13 kali bermain sebagai pemain pengganti.

Menurut data yang dilansir Goal, ia mencetak lima gol dan 11 asis musim ini. Selama berseragam Los Blancos, ia tampil 149 kali dan membuat 22 gol serta 35 asis.

Klub-klub besar Eropa seperti Juventus dan Arsenal dikabarkan ingin memanfaat jasa Isco. Namun, ia merasa bangga dengan Madrid dan ingin bertahan.

"Saya bangga dengan tim ini. Musim yang sulit, tapi kami tak pernah menyerah, jadi kami pantas mendapatkannya," kata Isco.

Isco juga berharap bisa meraih lebih banyak trofi bersama El Real.

"Saya berharap terus bersama tim. Jika tim ingin saya di sini, saya akan bertahan. Saya sangat bahagia di sini dan ingin terus memenangi trofi untuk klub ini. Zidane sudah melakukan pekerjaan luar biasa bersama kami," ujar Isco. (trbn/ar)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA