24 May 2018

Sri Mulyani Dikepret Rizal Ramli Soal Menteri Terbaik Sedunia

KONFRONTASI- Tokoh nasional yang juga mantan Menko Ekuin dan Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli  (RR) mengepret Menteri Keuangan.  Rajawali ngepret itu mengatakan bahwa penghargaan yang diterima Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kental dengan nuansa kontroversi.

Pasalnya sebagai salah satu lembaga akuntan yang memberikan penilaian Ernst & Young dinilai belum memahami benar terkait dengan sistem pemerintahan dan indikator makro ekonomi. Ia mempertanyakan indikator terpilihnya Menkeu menjadi menteri terbaik sedunia.

"Parameternya yang bikin Ernst & Young. Itu perusahaan yang akuntan bagus auditor bagus, tapi nggak mengerti makro ekonomi tidak mengerti governance," ungkap Rizal Ramli di Jakarta, Rabu (14/2).

Sebab sepengatahuan Rizal beberapa indikator terpilihnya Sri Mulyani menjadi Menteri terbaik dunia lantaran dianggap mumpuni dalam mengatasi permasalah keuangan Indonesia. Sri Mulyani dianggap bisa membawa ekonomi Indonesia tetap stabil dan mampu memotong hutang pemerintah.

"Indikatornya keberhasilan, sukses memotong utang pemerintah 50% EY yang ngomong. Itu ngibulin rakyat Indonesia katanya utang Indonesia turun. Angka kemiskinan turun 4%  padahal cuma 1%," kata dia.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) terkait dengan utang, saat ini utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir November 2017 tercatat sebesar USD 347,3 miliar atau naik 9,1% dalam sekala tahunan (yoy).

RR menilai Ernst & Young  (EY)  melakukan penipuan publik.  Terbukti EY yang hanya bagus sebagai auditor itu, memberikan penilaian diluar kompetensinya. Makanya  EY ngawur:  mengatakan utang RI turun 50%, faktanya naik  tinggi; EY ngomong  kemiskinan turun 40%, padahal cuma turun 1 %.

‘’Kebohongan macam apa ini ? Hah? EY bikin malu aja. Kira jadi Inget  EY & skandal Lehman Brothers ?,’’ kata  RR.

Sebagai informasi baru-baru ini Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati telah menerima penghargaan sebagai Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) dalam ajang World Goverment Summit di Dubai, Uni Emirat Arab.

Penghargaan Menteri terbaik ini. konon,  merupakan seleksi dan penentuan dari lembaga independen Ernst & Young (EY),yang dicurigai publik mengandung kebohongan dan permainan semu serta kepalsuan untuk mengelabui rakyat RI. ‘’Cara-cara promosi semacam itu  di mata publik jelas bohong, palsu dan mendustai masyarakat  yang umumnya memang awam, tapi itu jelas  jadi kontroversi dan murahanlah ’’ kata peneliti Darmawan Sinayangsah dan Reinhard MSc, analis ekonomi politik. Faktanya, ekonomi RI lesu,daya beli merosot dan utang menumpuk ditangan Sr Mulyani, sang Srikandi Centurygate.

Selain itu, ungkap keduanya secara terpisah, publik juga curiga penghargaan ini merupakan penghargaan ‘’gombal’’ bukan  award ‘’global’’ yang diberikan kepada satu orang menteri dari semua negara di dunia setiap tahunnya dan mulai diberikan pada tahun 2016. Akibatnya, penghargaan ''gombal'' terkesan lebih dominan, bukan ''global''.  []

Category: 
Loading...